Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    RAPBD Kota Cimahi TA 2015 Rp 1,6 Trilyun

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_9144.jpg

    CIMAHI-Rancangan Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (RAPBD) Kota Cimahi Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp 1,626 Trilyun, terdiri dari anggaran belanja tidak langsung sebesar Rp 618 Milyar dan Anggaran yang bersifat mengikat atau wajib, yaitu belanja yang prosentsenya ditentukan berdasarkan amanat undang-undang sebesar Rp 1,007 Trilyun.

    Hal tersebut terungkap dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Cimahi dengan agenda Penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2015 di Ruang Sidang Gedung DPRD Kota Cimahi, Jalan Djulaeha Karmita, Kota Cimahi, Senin (23/6).

    Anggaran Belanja Daerah Kota Cimahi pada RAPBD Tahun 2015 tersebut, menurut Walikota Cimahi, Hj. Atty Suharti, meningkat 38,53% atau bertambah Rp 452,4 Milyar bila dibandingkan dengan Anggaran Belanja Daerah Kota Cimahi Tahun Anggaran 2014 yang sebesar Rp 1,174 Trilyun.

    Kenaikan anggaran belanja daerah tersebut, menurut Atty, sejalan dengan proyeksi pendapatan pada tahun anggaran 2015 yang mengalami kenaikan sebesar 37,90% atau Rp 393 Milyar bila dibandingkan dengan pendapatan dalam tahun anggaran 2014, yaitu dari sebesar Rp 1,036 Trilyun menjadi Rp 1,429 Trilyun.

    Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi, Denta Irawan mengharapkan, peningkatan anggaran belanja daerah sebagaimana tertuang dalam KUA-PPAS Tahun Anggaran 2015 tersebut, dapat mewujudkan pendidikan gratis di Kota Cimahi mulai tingkat SD hingga SLTA.

    Besaran anggaran belanja daerah yang diusulkan Pemerintah Kota Cimahi tersebut, termasuk dalam sektor peningkatan pelayanan dasar, pendidikan dan kesehatan  mendapatkan tanggapan positif dari tokoh masyarakat Kota Cimahi.

    "Kami berharap rancangan anggaran belanja daerah tersebut benar-benar direalisasikan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Kota Cimahi," kata Slamet Sukandar kepada jabarprov.go.id, Rabu (25/6).

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus