Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kurangnya Sosialisasi Penyebab Munculnya Permasalahan Pelaksanaan BPJS

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_8150.jpg

    BANDUNG- Kurangnya sosialisasi dan perubahan struktur di dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, menjadi penyebab munculnya permasalahan pelaksanaan di lapangan. Demikian dikemukakan Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran (FK) Unpad, Dr. Elsa Pudji Setiawati, dr., MM.,

    “Pemerintah sebagai tatanan makro penyelenggara BPJS Kesehatan sebenarnya telah siap menjalankannya, hanya sajabanyak aspek-aspek yang belum matang dan menjadi persoalan,” ujarnya.

    Menurut Elsa, akibat kondisi tersebut berbagai permasalahan muncul pada unsur pengaplikasiannya, seperti di rumah sakit tersier, khususnya pada aspek rujukan, biaya dan kepersertaan BPJS.

    “BPJS Kesehatan telah dimulai sejak 1 Januari 2014 lalu, namun banyak masyarakat yang belum tahu teknis mendapatkan pelayanan sesuai dengan BPJS Kesehatan,” ucap Elsa, dalam diskusi “Unpad Merespons: Diskusi Pandangan Unpad terhadap BPJS” di Ruang Executive Lounge Gedung Rektorat Unpad Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung, Selasa (28/01).
    Elsa menilai, pemberlakuan BPJS Kesehatan ini belum dipikirkan dan dirancang secara matang sehingga menambah rumitnya permasalahan dilapangan.


    “BPJS Kesehatan berdalih sudah melakukan simulasi pelayanan, namun sayangnya hanya dilakukan di internal perusahaan dan jauh dari kenyataan dilapangan. ,” katanya.

    Padahal menurut Elsa, BPJS Kesehatan ingin meng-cover semua lapisan masyarakat di Indonesia, namun pemerintah tidak memikirkan permasalahan lain seperti cara pembayaran premi.

    “Kita tahu Indonesia adalah negara kepulauan, bagaimana dengan warga yang berada di pulau terpencil jika akan membayar premi, apakah mereka juga harus datang ke ibu kota kabupaten?,”  tuturnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus