Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Evaluasi Program Kesehatan Tahun 2013, PHBS Belum Optimal

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_7915.jpg

    BANDUNG. Beberapa penyakit  di Jabar, masih terjadi sepanjang tahun 2013. Tiga jenis penyakit masih ada di beberapa daerah di Jabar antara lain campak, diare dan DBD. Ketiga penyakit tersebut, masih bisa dicegah melalui Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

    Dengan merebaknya penyakit tersebut, menunjukkan realisasi program sektor kesehatan dalam tahun 2013 masih terbentur hambatan yaitu PHBS belum optimal, papar Kadinkes Jabar, Alma Lucyati dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id (19/12).

    Alma, lebih lanjut menuturkan, sepanjang tahun 2013,  dari hasil evaluasi atas merebaknya ketiga jenis penyakit tersebut, untuk penyakit DBD, hampir merata terjadi di wilayah Kabupaten/Kota di Jabar.

    Namun terbanyak DBD terjadi di beberapa Kota antara lain Kota Bandung, Kota Depok dan Kota Bekasi. Dengan temuan ini, dapat disimpulkan untuk penyakit DBD sangat potensial terjadi di kawasan padat penduduk, ujar Alma.

    Sementara itu, untuk diare merata terjadi di seluruh Kabupaten/Kota di Jabar. Kemudian untuk kasus campak, paling banyak terjadi di Pangandaran yang faktor penyebabnya adalah sanitasi yang buruk.

    Jika dilihat dari jumlah kasus yang terjadi, maka setiap tahun jumlahnya mengalami penurunan. Namun, penyakit tersebut selalu terjadi di seluruh daerah di Jabar. Alma berkeyakinan bahwa ketiga jenis penyakit itu bisa dicegah dari dini melalui PHBS oleh masyarakat.

    Dengan temuan ini, dalam rangka perbaikan ke depan PHBS akan terus digalakkan yang melibatkan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat. Berbagai program yang disiapkan antara lain : perbaikan sanitasi melalui program sanitasi berbasis masyarakat serta imunisasi untuk balita, demikian Alma. (Nur)

     

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus