Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wagub: Perbaiki Kerusakan Lingkungan Sumber Air Jabar

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_0207-new.jpg
    BANDUNG -- Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menaruh perhatian pada kerusakan lingkungan yang terjadi di daerah titik-titik sumber air di Jawa Barat.
     
    Deddy mengamanatkan kepada dinas terkait menginventarisir kerusakkan lingkungan yang mengganggu sumber titik spot sumber mata air, karena kekeringan sekarang ini tidak saja terjadi di Karawang akan tetapi sudah bergeser ke Sukabumi, Bogor, Tasikmalaya, dan wilayah Bandung. Ini terungkap dalam kunjungannya ke Dinas Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) Prov. Jabar, Selasa (1/10). 
     
    Pada kunjungannya, Wagub menegaskan Peran PSDA sangat penting ini juga harus diikuti koordinasi dengan lembaga instansi lainnya termasuk kabupaten/kota. "Hambatan yang sering dijumpai di daerah adalah kadang kala kekurangan anggaran untuk pengelolaan sumber daya air," katanya.
     
    "Urusan sumber daya air ini sangat strategis karena air adalah sumber kehidupan terutama bagi generasi yang akan datang, jadi perlu perhatian menyeluruh dari semua stakeholder termasuk warga masyarakat setempat khususnya. Ini dilakukan Pemprov Jawa Barat untuk mensejahterakan warganya," papar Deddy. 
     
    Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Barat, Supriyatno mengatakan di Jawa Barat ada dua pengelolaan situ atau waduk. Ada yang dikelola pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.
     
    Menurutnya, situ/waduk yang airnya berasal dari Sungai Ciliwung dan Cisadane maka pengelolannya oleh Pemprov Jawa Barat, sehingga pemprov punya kewenangan untuk mengalirkannya ke mana pun.
     
    Supriyatno mengatakan sedangkan untuk situ/waduk yang airnya berasal dari Sungai Cisanggarung, Cimanuk dan Citarum, kata dia, maka pengelolaannya oleh pemerintah pusat.
     
    "Sehingga ketika Waduk Jatiluhur airnya dipakai untuk memenuhi kebutuhan air di Jakarta, pemprov tidak bisa berbuat apa-apa. Jadi kewenangan situ itu tergantung wilayah aliran sungainya," jelas Supriyatno.
     
    Dikatakannya, ada juga sejumlah pengelolaan sumber air yang dikelola oleh pemerinth pusat. Misalnya wilayah Pantai Utara. Sedangkan wilayah pantai selatan dikelola oleh pemerintah provinsi," kata dia
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus