Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov.Jabar Siapkan Dana Untuk OPM

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/DSC_0274.jpg

     

    BANDUNG-Pemprov.Jabar merespon gejolak kenaikan harga barang kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas). Salah satu opsi yang disiapkan adalah dengan menggelar Operasi Pasar Murah (OPM), papar Kadis Perindag
    Jabar, Ferry Sofwan Arif dalam keterangannya kepada jabarprov.go.I'd Selasa sore (3/7).
     
    Ferry, lebih lanjut memaparkan untuk mrealisasikan OPM yang dijadwalkan Bulan Ramadhan disiapkan dana sebesar Rp. 10 miliar. Dana tersebut dipergunakan untuk subsidi kepokmas jenis barang beras, gula pasir, minyak goreng dan telor.
     
    Untuk persiapan penyelenggaraan kegiatan tersebut, kini sudah berkoordinasi dengan Pemkab/Pemkot Se-Jabar dan para penyedia barang.Melalui koordinasi tersebut, diharapkan Kabupaten/Kota dapat menyusun jadwal waktu dan tempat penyelenggaraan OPM yang tentunya disesuaikan dengan waktu dan tempat.
     
    Ferry, dalam bagian lain keterangannya memaparkan dari hasil pantauan diakui beberapa barang ada yang mengalami lonjakan. Sebagai gambaran, di Pasar. Soreang Kabupaten Bandung, daging ayam mengalami kenaikan dari Rp. 29.000, - per KG menjadi Rp 35.000, per Kg.
     
    Dari hasil pantauan penyebabnya ada beberapa faktor yaitu kenaikan harga BBM dan spekulasi pedagang untuk menaikkan harga dengan melihat daging sapi mengalami kenaikan harga dengan kisaran Rp 1.000,- sampai Rp. 2.000,- per KG. Harga cabai merah juga mengalami kenaikan. Untuk posisi harganya di Kota Bandung tembus Rp. 59.000, per Kg dan di Pasar Soreang sebesar Rp. 40.000, per Kg.
     
    Terkait dengan kondisi tersebut, kepada pedagang diminta jangan berspekulasi akan harga khususnya daging ayam. Dengan daya beli disebagian masyarakat yang terbatas, bisa saja masyarakat jadi tidak membeli, apalagi stok daging ayam ada dalam posisi surplus yaitu 800 juta per tahun. Sementara kebutuhan Jabar 300
    juta per tahun. (Nur)
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus