Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pajak dari Pegawai Pemdakab Garut kepada KPP Pratama Garut Paling Besar

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_45525.jpg

     

    Kab. Garut --- Kantor Pelayan Pajak (KPP) Pratama Garut menggelar acara Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Apresiasi Kepada Wajib Pajak KPP Pratama Garut Tahun 2021, yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Harmoni, Kabupaten Garut, Jumat (21/01/2022).

    Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan penerimaan pajak yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Garut, pada tahun 2021 melebihi target mencapai 103 persen.

    "Pajak daerah di Kabupaten Garut berbeda dengan pajak yang dikelola oleh DJP Kantor Pratama, kami berdasarkan Undang-Undang (Nomor) 28 Tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah, sekarang pajak dan retribusi daerah kami hanya 150 miliar, tetapi tahun ini kita mendapatkan pajak dari retribusi daerah 103%, artinya melebihi dari pada target," katanya.

    Rudy juga mengapresiasi para pengusaha yang telah memberikan kontribusi terhadap pajak daerah.

    "Kalau (kantor) Pajak Pratama itu mengurus pajak-pajak misalnya Ibu Kanwil kita punya yang namanya Sukaregang, Sukaregang itu kalau hari-hari tertentu di luar pandemi bis itu bercecer banyak, itu pajaknya tidak ke kami, itu pajaknya ke Pak Dadang (Kepala KPP Garut), begitupun dengan toko apapun pajaknya tidak ke kami, pajaknya ke Kantor Pajak Pratama," katanya.

    Pajak dari pegawai Pemdakab Garut kepada KPP Pratama Garut, lanjut Rudy, bisa dikatakan paling besar, karena mampu mencapai Rp300 miliar.

    "Termasuk yang paling besar bayar pajak itu adalah Pemda Garut, (karena) hampir 300 miliar ya Pemda Garut membayar pajak, dari target (KPP Pratama Garut) 500 miliar yang bayar itu adalah 300 miliarnya itu adalah Pemda Garut, karena gaji (pegawai) Pemda Garut itu dipotong," katanya.

    Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jabar Erna Sulistyowati mengatakan, saat ini pihaknya sedang berbenah melakukan reformasi dan transformasi, sehingga ia meminta dukungan kepada seluruh pihak agar KPP Pratama Garut bisa mempunyai Predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi.

    "Jadi mohon dukungan bapak ibu semoga kami bisa tetap melaksanakan amanah ini dengan menjunjung integritas yang sangat tinggi. Tanpa dukungan bapak ibu sekalian kami pasti tidak bisa, karena kami tidak bekerja sendirian, jadi dalam hal ini nanti mungkin ada penandatangan bersama seperti itu, bahwa kita siap bersama-sama untuk mensukseskan KPP Pratama Garut tahun ini bisa mencapai Predikat KPP atau Unit Kerja yang mempunyai Predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi," katanya.

    Kepala KPP Pratama Garut Dadang Karna Permana menjelaskan, pencanangan pembangunan zona integritas merupakan langkah awal dan bagian dari menyukseskan reformasi birokrasi, dengan melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahaan yang baik, efisien, pelayanan prima dan memuaskan.

    Pencanangan ini merupakan salah satu syarat dari penilaian mandiri reformasi birokrasi yang diamanatkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Republik Indonesia.

    "Oleh karenanya selain kami mempunyai komitmen yang kuat, bapak ibu sekalian mitra kerja (dan) stakeholder kami akan bisa memberikan dukungan dan bersinergi dalam melaksanakan tugas untuk mewujudkan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi," katanya.

    Ia juga mengapresiasi kepada wajib pajak di wilayah KPP Pratama Garut atas kontribusi terhadap penerimaan pajak serta kepada mitra dan stakeholder sehingga Tahun 2021 penerimaan pajak dari KPP Pratama Garut bisa mencapai diatas 100 persen. Di tahun 2021, dari target penerimaan pajak untuk KPP Pratama Garut sebesar Rp502,58 miliar telah tercapai 104,84 persen.

    Turut dihadiri Kepala KPP Kanwil Provinsi Jawa Barat (Jabar) Erna Sulistyowati, Kepala KPP Garut Dadang Karna Permana, dan tamu undangan lainnya. (rdp*)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus