Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Perubahan Badan Hukum PDAP Rampung Tahun 2013

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gedung-sate2.jpg

    BANDUNG- Pemprov. Jabar, dalam rangka restrukturisasi BUMD, akan mengubah badan hukum salah satu BUMD yaitu Perusahaan Daerah Agribisnis dan Pertambangan (PDAP). Rencananya, perubahan badan hukum dari Perusahaan Daerah menjadi Perseroan Terbatas ditargetkan rampung dalam tahun 2013 mendatang, ungkap Kepala Biro Administrasi Perekonomian Setda Pemprov. Jabar, Taufik BS dalam keterangannya kepada wartawan di Gedung Sate (25/5).

    Taufik, lebih lanjut memaparkan perubahan badan hukum untuk PDAP yang semula berstatus Perusahaan Daerah untuk diubah menjadi Perseroan Terbatas itu merupakan respon dari rekomendasi pansus peningkatan kinerja BUMD yang direkomendasikan dalam tahun 2010 yang lalu.

    DPRD Jabar, atas rekomendasi restrukturisasi BUMD mengeluarkan empat opsi yaitu konsolidasi dengan BUMD lain, perubahan badan hukum, liquidasi dan dipisahkan kegiatan usahanya. Atas opsi tersebut, pihak Pemprov. Jabar melakukan kajian. Dari hasil kajian, opsi yang dipilih yaitu mengubah badan hukum.

    Rencana perubahan badan hukum PDAP menjadi Perseroan Terbatas, papar Taufik tahapan di tahun ini sedang dibahas Raperda pembentukkan badan hukum baru. Pembahasan Raperda kini sedang dibahas di Pansus DPRD Jabar. Jika Raperda tersebut, dapat disahkan menjadi Perda selain badan hukum yang berubah namanya juga berubah menjadi PT Jabar Agro.

    Untuk bidang pertambangan dengan perubahan badan hukum serta nama perusahaan yang berganti tidak dilanjutkan. Alasannya karena usaha pertambangan yang lokasinya dimiliki masyarakat tidak mempunyai prospek yang menguntungkan untuk kelanjutan pengembangan BUMD.

    Jadi, PT Jabar Agro sebagai hasil restrukturisasi dari PDAP fokus usahanya hanya bergerak di bidang agribisnis. Penguatan di sektor tersebut, dimaksudkan selain untuk mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas pembangunan di sektor pertanian juga dimaksudkan untuk mendukung dan mendorong ketahanan pangan sekaligus juga untuk meningkatkan posisi daya tawar petani agar lebih baik lagi. Untuk menyukseskan target tersebut, akan dijajaki kolaborasi usaha dengan beberapa pelaku usaha yang bergerak di sektor pertanian.

    Adapun jenis usaha yang siap dikembangkan selain pertanian, peternakan, perkebunan dan kehutanan juga akan dikembangkan mengingat kegiatan usaha perkebunan teh di Pamegatan juga sudah direalisasikan ketika PDAP masih menjalankan aktivitas usahanya.

    Berkaitan dengan rencana pembentukkan PT Jabar Agro jusudah dirancang usulan Raperda tentang Rencana  Penyertaan Modal dengan besaran dana yang dirancang untuk penyertaan modal sebesar Rp.150 miliar. Kondisi eksisting lahan yang disiapkan untuk mendukung kegiatan usaha agrobisnis areal yang tersedia mencapai 1.900 Ha. (Nur)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus