Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Puluhan Anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas Ikuti Sosialisasi Bahaya Rokok Ilegal

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_44390.jpg

    Kab. Ciamis --- Dalam upaya menekan peredaran rokok ilegal, Pemdakab Ciamis melalui Dinas Kominfo dan Bea Cukai Tasikmalaya lakukan sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan tentang Cukai Rokok di Aula Desa Karyamulya Kecamatan Cisaga Ciamis, Kamis, 21/10/2021. 

    Peserta kegiatan sosialisasi kali ini diikuti oleh 35 orang peserta dari unsur Kecamatan Cisaga, Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Cisaga. 

    Dalam acara tersebut, Pejabat Fungsional Penyuluhan dan Pelayanan Informasi Bea Cukai Tasikmalaya Ismail Hakim menerangkan rokok ilegal adalah rokok yang dalam pembuatan dan peredarannya tidak memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang cukai.

    “ Berdasarkan Undang-Undang nomor 39 Tahun 2007 tentang tentang cukai, dikatakan pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik yang ditetapkan dalam undang-undang,” kata Ismail

    Terdapat lima kategori rokok ilegal, lanjut Ismail. Pertama, polos yaitu rokok yang diedarkan, dijual, atau ditawarkan tidak dilekati pita cukai. Kedua, palsu atau dipalsukan yaitu rokok yang diedarkan dengan menggunakan pita cukai yang bukan asli atau disama-samakan dengan yang asli. Ketiga, bekas yaitu rokok yang diedarkan dengan menggunakan pita cukai yang sudah pernah dipakai sebelumnya pada bungkus yang lain.

    Kempat, salah peruntukkan yaitu rokok yang diedarkan dengan menggunakan pita cukai yang tidak sesuai dengan volume, kuantitas, berat, tarif, Harga Jual Eceran (HJC) atau jenisnya. Kelima, yaitu salah personalisasi misalnya rokok yang diedarkan dengan menggunakan pita cukai yang bukan hak nya, tidak sesuai nama perusahaan atau pabrik pembuatnya. Paparnya

    Dipenghujung acara, Ismail berharap semoga dengan sosialisasi ini, peredaran rokok ilegal bisa sampai nihil karena sangat merugikan negara juga masyarakat baik di bidang kesehatan maupun persaingan bisnis.

    “Apabila di lapangan menemukan peredaran rokok illegal, segera laporkan ke kantor Bea Cukai Tasikmalaya,” tegasnya.

    Kepala Dinas Kominfo Ciamis Dondon Rudiana dalam arahannya mengatakan kegiatan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pada program - program yang harus kita lakukan dan kita sosialisasikan, salah satunya adalah sosialisasi tentang bahaya rokok ilegal.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus