Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wabup Garut Apresiasi PEPADI Gelar Festival dan Binojakrama Padalangan

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_44381.jpg

    Kab. Garut --- Wakil Bupati (Wabup) Garut Helmi Budiman mengapresiasi Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kabupaten Garut yang telah menginisiasi pergelaran dalam sebuah kemasan Festival dan Biojakarama Padalangan Se-Kabupaten Garut, pergelaran ini diharapkan muncul generasi pedalangan di Kabupaten Garut.

    Festival dan Binojakrama Padalangan ini mengambil tema Dalang Boga Kahayang, digelar selama dua hari (20 s.d. 21 Oktober), di Gedung Bale Paminton Intan Dewata, Kabupaten Garut, Rabu (20/10/2021).

    Helmi mengatakan festival ini diharapkan dapat membangkitkan budaya Kabupaten Garut khususnya di bidang pewayangan dan pedalangan agar bisa mencapai skala internasional.

    "Alhamdulillah Kabupaten Garut mulai bangkit khususnya di budaya pewayangan pedalangan. Hari ini ada festival untuk anak-anak, remaja, dan dewasa untuk tentu mempersiapkan ke depan dalang-dalang kita yang profesional. Dan berskala bukan hanya Garut (tapi) berskala nasional dan internasional,” katanya.

    Wabup juga berharap kegiatan ini bisa memunculkan dalang-dalang baru yang potensial sehingga bisa menampilkan kebudayaan Kabupaten Garut. Selain itu, ia mengatakan, pewayangan ini bisa digunakan sebagai sarana edukasi melalui budaya.

    “Yang kedua juga karena pewayangannya adalah budaya yang bisa masuk ke hampir seluruh elemen masyarakat terutama dalam perubahan perilaku mau tentang COVID, mau tentang ODF (Open Defecation Free) dan sebagainya ini kan bisa masuk. Jadi proses edukasi melalui budaya, proses pendidikan melalui budaya, melalui pewayangan,” katanya.

    Dengan diselenggarakannya kegiatan, juga muncul seorang seniman baru, seperti seniman yang melegenda yaitu sang dalang terkemuka almarhum Asep Sunandar Sunarya.

    “Sebenarnya kan sudah banyak dalang di Kabupaten Garut ini, sudah banyak yang bermunculan, tapi ini kan perlu diasah, perlu ditampilkan lebih banyak sehingga bisa profesional, saya berharap ada lahir lagi Asep Sunandar Sunarya di Kabupaten Garut,” katanya.

    Ketua PEPADI Garut Aa Rahayu mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 13 peserta padalangan terbaik di Kabupaten Garut, di antaranya, Dalang Bocah, Dalang Remaja dan Dalang Dewasa.

    "Mungkin dari 13 ini, 5 bocah, 5 remaja dan 3 dewasa. Itu mungkin event kami hari ini, adalah Festival dan Binojakrama,” katanya.

    Aa merasa bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini mengingat beberapa tahun ke belakang dunia padalangan terasa mati suri khususnya pada masa pandemi COVID-19. Ia berharap kegiatan ini bisa membuka kunci kesuksesan bagi para dalang ataupun seniman yang ada di Kabupaten Garut. 

    Ia mengatakan, festival ini bertujuan guna membangun sumber daya-sumber daya padalangan khususnya yang berpotensi dan memiliki keinginan. Sejalan dengan visi misi dari PEPADI Garut yaitu Membangun Karakter Manusia yang Adihulung Melalui Padalangan.

    “Kita gali potensi-potensi, sumber daya dalang yang ada di Kabupaten Garut mulai dari bocah, apalagi program unggulan PEPADI untuk tahun ini adalah ‘Padalangan Masuk SD’. Ya, ‘Padalangan Masuk SD’, mudah-mudahan bisa sinkron dengan Dinas Pendidikan," katanya.

    Ia berharap padalangan masuk ke ekstrakurikuler SD, di mana output adalah menciptakan sumber daya padalangan yang berpotensi,” imbuhnya.
    (humaspemkab.Garut/Luthfi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus