Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Workshop Percepatan Open Defecation Free, Perkuat Komitmen Capai Target Sanitasi Nasional

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_44317.jpg

    Kab. Sukabumi --- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menggelar Workshop advokasi percepatan Stop Open Defecation Free (ODF) atau Buang Air Besar Sembarangan secara virtual, diikuti oleh 78 Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota di Indonesia, Kamis (14/10/2021).

    Workshop ini bertujuan memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk mencapai target sanitasi nasional.

    Direktur Kesehatan lingkungan Kemenkes RI, R Vensya Sitohang mengatakan komitmen pimpinan daerah merupakan kunci keberhasilan pencapaian stop buang air besar atau ODF.

    "Dengan memperkuat komitmen pemerintah daerah, target kita ke depan seluruh masyarakat Indonesia menikmati sanitasi memadai juga mendapatkan air bersih dan nyaman serta tidak ada lagi yang buang air besar sembarangan," katanya.

    Menurut Vensya, perlu ada rencana aksi terkait ODF melalui sosialisasi lewat media informasi, sehingga ada pembelajaran dari program sanitasi total berbasis masyarakat yang dilakukan oleh masing-masing daerah.

    Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi Iyos Somantri yang mengikuti workshop dari BKPSDM mengatakan Kabupaten Sukabumi memiliki 47 Kecamatan 381 Desa dan 5 Kelurahan tentunya membutuhkan fasilitas sanitasi terutama jamban yang memadai.

    "Ada 40 desa yang sudah ODF pada tahun lalu dan tahun ini kita ikhtiarkan menjadi 381 desa dan 5 kelurahan, di Kabupaten Sukabumi sudah ada Satgas ODF, Gesit Sabumi (gerakan sanitasi total sasukabumi ) dan kegiatan lelang kebaikan untuk percepatan pembangunan ODF," katanya.

    Iyos menjelaskan Satgas ODF terdiri dari unsur Sekretaris Daerah, Dinas Kesehatan dan perangkat daerah terkait, yang terlibat secara aktif percepatan stop buang air besar.

    "Selain itu, ada juga kegiatan Sabumi yang di pelopori oleh Himpunan Ahli Kesehatan Indonesia di bawah binaan Dinkes yang mempelopori kampung pengolahan sampah untuk mendukung percepatan ODF, sementara lelang kebaikan diperuntukkan bagi pembuatan jamban," katanya.

    Iyos berharap segala upaya yang telah, sedang dan akan dilakukan dalam program ODF bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak. (Diskominfokab.Sukabumi/Luthfi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus