Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    1.000 Pedagang Pasar Manis Ciamis Ikuti Vaksinasi COVID-19

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43982.jpg

    Kab.Ciamis ---Sebanyak 1.000 orang pedagang di Pasar Manis Ciamis mengikuti program Vaksinasi Masal COVID-19 dosis pertama yang dipusatkan di UPTD Pasar Manis Ciamis Kompleks Pasar Ciamis, Senin (20/09/2021).

    Ketua Himpunan Pedagang Pasar Ciamis (HPPC) Dodi Daryanto menjelaskan tujuan pelaksanaan vaksinasi terhadap pedagang COVID-19 di Pasar Manis Ciamis sebagai upaya menekan dan memutus penyebaran virus di Kabupaten Ciamis.

    Pelaksanaan vaksinasi dosis pertama ini, ujar Dodi, akan dilaksanakan selama 2 hari yaitu hari ini (Senin) dan besok (Selasa) dengan pembagian jumlah 500 vaksinasi per hari untuk mengurai potensi kerumunan.

    “Jenis vaksin yang digunakan adalah  sinovac, “katanya.

    Lebih lanjut, Dodi menerangkan bahwa strategi pelaksanaan vaksinasi ini diantaranya adalah kerjasama dari Pemdakab Ciamis melalui Dinkes, Dinas KUMKP, UPTD Pasar Ciamis, dan HPPC.

    Untuk persiapannya Dodi menjelaskan pihak HPPC beberapa waktu sebelumnya telah melakukan pendataan kepada para pedagang di Pasar Manis Ciamis.

    Salah satu peserta vaksinasi, Rizkia mengatakan dirinya sangat senang dengan adanya pelaksanaan vaksinasi ini.

    "Saya atas kesadaran diri sendiri mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai pandemi COVID-19 ini," ujarnya.

    "Ya salah satunya dengan vaksinasi ini," imbuhnya.

    Doni berharap semoga masyarakat yang masih meragukan vaksinasi agar tidak takut lagi untuk di vaksin.

    "Mari dukung upaya pemerintah, jangan takut di vaksin, karena ini aman dan sebagai ikhtiar kita memutus mata rantai penyebaran COVID-19," katanya

    "Mari vaksinasi dengan kesadaran sendiri, karena vaksin ini penting,” imbuhnya.

    (Editor: Raehan Putri)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus