Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tingkatkan Nilai Kebangsaan Melalui "Karasa"

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43916.jpg

    KOTA BANDUNG --- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) merupakakan unsur penunjang pemerintah yang berperan menanamkan ideologi wawasan kebangsaan.

    Hal itu ditegaskan Wali Kota Bandung Oded M. Danial pada saat Pengukuhan Karasa (Kader Penggerak Kebangsaan) Perwakilan 30 Kecamatan Kota Bandung di Aula Pendopo Kota Bandung, Selasa, (14/09/2021).

    Menurut Wali Kota, salah satu yang harus dilakukan yaitu meningkatkan pemahaman terkait nilai-nilai kebangsaan melalui penyebarluasan informasi melalui sosialisasi yang menarik dan mudah diterima oleh masyarakat.

    "Saya ucapkan selamat bekerja kepada para kader penggerak kebangsaan se-Kota Bandung. Semoga hal yang kita upayakan bersama bisa berbuah hasil," ucapnya.

    Wali Kota mengatakan, dengan hadirnya "Karasa" merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan nilai-nilai kebangsaan di Kota Bandung. Di samping itu, "Karasa" tak hanya bertugas dalam sosialisasi, tetapi mereka betul-betul mengawal tentang mewujudkan visi Kota Bandung.

    "Sehingga mampu menumbuhkan kesadaran dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari," harapnya. 

    "Nanti mereka dilibatkan dan mereka betul merasakan ujung tombak kekuatan Kesbangpol. Jadi untuk memudahkan tugas dan kepanjang tangan Kesbangpol," tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Bandung Bambang Sukardi mengungkapkan, sebagai anak bangsa memiliki kewajiban menjaga amanah dari para leluhur yakni keutuhan bangsa. 

    "Leluhur dan juga para pahlawan yang lainnya, mereka menitipkan bangsa dan negara ini di atas pondasi persatuan kesatuan bangsa," tuturnya.

    Bambang berharap, masyarakat termasuk "Karasa" mampu memahami tujuan para leluhur dalam mendirikan bangsa.

    "Saya berharap para penggerak kebangsaan harus paham benar, paham betul filosofi dari Pancasila dan Undang-undang 1945," ujarnya. (prn)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus