Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    BPBD Garut Imbau Warga Menghemat Penggunaan Air Bersih di Musim Kemarau

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43785.jpg

    Kab. Garut --- Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Garut melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut melakukan upaya-upaya persiapan mencegah terjadinya kekeringan di Kabupaten Garut.

    Kepala Pelaksanana BPBD Kabupaten Garut Satria Budi mengatakan, pihaknya melakukan koordinasi dengan beberapa kepala wilayah yang rawan akan kekeringan.

    “Persiapan melakukan upaya koordinasi dengan kepala wilayah keterkaitan dengan wilayah atau daerah yang rawan kekeringan baik kekeringan lahan pertanian maupun kebutuhan akan air bersih yang nantinya sebagai dasar langkah koordinasi dengan dengan dinas teknis,” kata Satria di Kantor BPBD Kabupaten Garut, Rabu (1/9/2021).

    BPBD Kabupaten Garut juga telah melakukan upaya-upaya persiapan yang diperlukan, salah satunya melakukan penghimpunan data potensi dampak bencana kekeringan tahun 2021, yang disampaikan melalui Surat Sekretaris Daerah Nomor: 360/1422/Setda/2021 perihal Himbauan Menghadapi Musim Kemarau dan Permintaan Data Potensi Bencana Kekeringan.

    Ia mengatakan, BPBD Kabupaten Garut akan bekerja sama dengan dinas terkait dalam rangka pemenuhan kebutuhan air bersih baik untuk kebutuhan sehari-sehari maupun untuk kebutuhan pertanian.

    “Langkah-langkah melakukan upaya dengan dinas teknis keterkaitan dengan kebutuhan akan air bersih maupun kekeringan, apalagi untuk pertanian sendiri telah diinventarisasi pompa yang ada pada dinas pertanian untuk fasilitasi pengairan sawah, serta melakukan inventarisasi sumber-sumber mata air bekerjasama dengan pemerintahan desa,” katanya.

    Menurutnya, beberapa wilayah di Kabupaten Garut memiliki tingkat kebutuhan air bersih yang berbeda di mana wilayah Garut Utara rata-rata membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-sehari, sedangkan pada wilayah Garut Selatan rata-rata untuk kebutuhan pertanian.

    Satria berharap masyarakat bisa menghemat penggunaan air bersih serta melakukan beberapa inovasi agar masyarakat bisa menyimpan cadangan air sehingga terhindar dari bencana kekeringan ataupun kekurangan air pada saat musim kemarau.

    “Disarankan masyarakat dapat menggunakan air sehemat mungkin dan disarankan sudah harus dapat  melakukan upaya-upaya pengembangan dan pembuatan embung yang diharapkan dapat menjadi solusi cadangan akan kekurangan air,” katanya.

    Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Garut telah menerima laporan bencana kekeringan dari enam kecamatan yang telah terdampak kekeringan Musim Kemarau Tahun 2021, yaitu:

    1. Kecamatan Cibatu (Kekeringan Air Bersih)
    2. Kecamatan Sukawening (Kekeringan Air Bersih dan Kekeringan Lahan)
    3. Kecamatan Sukaresmi (Kekeringan Air Bersih)
    4. Kecamatan Leles (Kekeringan Air Bersih dan Kekeringan Lahan)
    5. Kecamatan Karangpawitan  (Kekeringan Lahan), dan
    6. Kecamatan Cibiuk (Kekeringan Air Bersih dan Kekeringan Lahan)

    (Humaspemkab.Garut/Luthfi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus