Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Garut Minta Keseriusan Para Camat dalam Penanganan ODF

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43636.jpg

    Kab. Garut --- Bupati Garut Rudy Gunawan meminta keseriusan para camat dalam penanganan Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan dan senantiasa berkoordinasi dengan Kepala Puskes yang ada di daerah.

    "Insyaallah lah nanti untuk para camat untuk yang berhubungan dengan ini, dengan sanitasi, khususnya untuk yang ODF ini kami mohon keseriusan, dan kami mohon Kepala Puskesmas ini juga dikoordinasikan oleh dr. Tri (Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Garut) kemarin sudah laporan katanya ada 90 (yang akan mendeklarasikan)," kata Bupati Garut, dalam Apel  Pagi Gabungan terbatas secara virtual di Gedung Command Center, Kabupaten Garut, Senin (23/08/2021).

    Rudy mengatakan, pihaknya tetap akan melakukan sanksi kepada camat berupa pergeseran jabatan jika tidak melaksanakan ODF di daerah yang  dipimpinnya.

    "Yang sanksinya tetap kepada camat yang tidak melaksanakan ODF, dan tidak membuat komitmen ODF sampai dengan Desember 2021, akan mendapatkan sanksi berupa pergeseran dari jabatannya," ungkapnya. 

    Pihaknya juga akan memberikan reward atau penghargaan kepada Puskesmas yang melakukan percepatan dalam pendeklarasian ODF. 

    Rudy mengungkapkan, Pemerintah Dearah Kabupaten (Pemdakab) Garut akan mempercepat proses yang berkaitan dengan ODF di Kabupaten Garut.

    "Kita juga akan melakukan langkah-langkah konkret mungkin nanti akan kita laksanakan minggu depan dalam apel, Insyaallah kalau kita turun ke Level 2, kita akan mempercepat proses yang namanya gerakan yang sudah tertinggal yaitu ODF," terangnya. 

    Berdasarkan keterangan dari Kabid Kesmas Dinkes Garut dr. Tri Cahyo Nugroho, saat ini di Kabupaten Kabupaten Garut sudah ada sekitar 216 desa/kelurahan yang sudah mendeklarasikan ODF, ditambah dengan Senin pekan depan (30/8/2021) akan bertambah kurang lebih 90 desa yang akan mendeklarasikan ODF, sehingga totalnya akan genap menjadi 306 desa yang sudah mendeklarasikan ODF. Sedangkan sisanya (136 desa) yang belum ODF, ditargetkan akhir tahun 2021 ini rampung.

    (Editor: Fauziah Ismi Desiana)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus