Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    DPRD Jabar Dorong Kesadaran Masyarakat Untuk Vaksin

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43399.jpg

    Kab. Sumedang --- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari melakukan pemantauan bantuan warga yang isoman hingga ke tingkat desa. Hal itu dilakukannya berkaitan erat dengan penanganan Covid-19 dan perkembangannya di daerah.

    Ineu mengatakan, pihaknya mendorong vaksinasi bagi masyarakat di wilayah Tegalmanggung dan daerah Sumedang Selatan. Kasus positif sudah menunjukan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan minggu lalu dan Bed Occupansy Rate (BOR) di rumah sakit pun sudah berkurang menjadi 60 persen dari minggu lalu yang mencapai 91 persen.

    "Kondisinya terus membaik, harus ada support yang ditangani dengan baik oleh semua pihak," kata Ineu, di Kecamatan Tegalmanggung, Kabupaten Sumedang, Selasa, (03/08/2021).

    Menurut Ineu, saat ini masyarakat yang sedang melakukan isoman sudah dalam tahap pemulihan dan meminta masyarakat yang sedang melakukan pemulihan tersebut untuk diprioritaskan dalam bantuan, khususnya untuk menjaga kondisi tubuh.

    "Di wilayah Sumedang Selatan misalnya menyisakan enam Kepala Keluarga yang sedang menjalani pemulihan," ucapnya.

    Ineu mengingatkan, masyarakat untuk tetap memprioritaskan disiplin protokol kesehatan, termasuk bagi masyarakat yang sudah dinyatakan sehat tetap harus menerapkan kedisiplinan. Hal itu untuk menjaga lingkungan sekitar agar penyebaran Covid-19 terkendali.

    "Kesadaran masyarakat untuk vaksinasi juga harus mendapatkan prioritas, terlebih kondisi saat ini di setiap daerah berbeda," ucapnya.

    Ineu menjelaskan bahwa ketersediaan vaksin dilakukan secara bertahap dan diperkirakan pada akhir Agustus 2021  mendatang, vaksin kemungkinan sudah dapat diberikan kepada masyarakat.

    "Setelah berkoordinasi dengan bupati bahwa ketersediaan vaksinasi relatif akan cukup dan dilakukan secara bertahap. Bagaimanapun juga setelah datangnya bibit vaksin membutuhkan tahapan-tahapan mulai dari penyimpanan hingga pengemasan," jelasnya. 

    (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus