Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Posko Oksigen Jabar dapat Bantuan Tabung Oksigen dari Bank Indonesia

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43384.JPG

    Kota Bandung --- Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat (Jabar) menyerahkan bantuan 200 tabung oksigen dan 100 regulator untuk penanganan pasien Covid-19 di Jabar. 

    Penyerahan bantuan dilakukan oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Jabar Bambang Pramono, pada Rabu (4/8/2021), bertempat di Kawasan Pergudangan Bizzpark, Kopo, Bandung. Bantuan tabung oksigen dan regulator diterima langsung oleh Ketua Harian Posko Oksigen Jabar Hanif Mantiq. 

    Penyerahan bantuan tabung oksigen ini merupakan upaya lanjutan dari kepedulian Bank Indonesia Jabar dalam penanganan Covid-19 yang telah dilaksanakan melalui kegiatan Gebyar Vaksinasi Masyarakat Jawa Barat pada tanggal 26 hingga 30 Juli 2021, di Grand Ballroom Trans Hotel Bandung, yang berkolaborasi dengan OJK beserta Industri Jasa Keuangan dan Jasa Pembayaran.

    Deputi Kepala Perwakilan BI Jawa Barat dalam sambutannya menyampaikan pandemi Covid-19 telah memberikan tekanan berat terhadap perekonomian Jabar, sehingga langkah-langkah strategis untuk memulihkan kondisi ekonomi sangat diperlukan. 

    "Tantangan yang dihadapi Jawa Barat memang tidak mudah, mengingat Jawa Barat adalah provinsi dengan kekuatan ekonomi yang signifikan secara nasional, jumlah penduduk yang besar, dan kedekatan wilayah dengan ibukota negara yang membawa dinamika tersendiri berkaitan dengan dampak ikutan tingginya arus mobilitas masyarakat sehingga penyebaran Covid-19 tergolong relatif tinggi," ujarnya. 

    Meski demikian, Bambang menambahkan, keluarga besar Bank Indonesia di wilayah Jabar termasuk BI Tasikmalaya dan Cirebon, berkomitmen untuk terus mendukung dan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk penanganan pandemi Covid-19 dalam berbagai bentuk. Berbagai upaya sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholders terkait, akan terus diupayakan untuk mewujudkan “Indonesia Sehat, Ekonomi Bangkit”.

    Sementara itu Ketua Harian Posko Oksigen Jawa Barat Hanif Mantiq mengatakan, apresiasinya atas kepedulian Bank Indonesia dalam membantu mengatasi defisit ketersediaan oksigen untuk penanganan pasien Covid-19 di 27 kabupatan/kota di Jawa Barat.

    Hanif memaparkan berdasarkan data dari Pos Komando Pengendalian Ketersediaan Oksigen untuk kebutuhan medis penanganan Covid-19 di daerah provinsi Jabar, kebutuhan oksigen  diproyeksikan sebanyak 1.177 ton/hari. Sementara ketersediaan oksigen sampai dengan akhir Agustus 2021 masih defisit sekitar 740 ton/hari. Jika tidak ada kolaborasi semua pihak, diproyeksikan defisit oksigen tersebut akan semakin meningkat sampai dengan akhir Desember 2021 mencapai sekitar 2.226 ton/hari. 

    "Untuk itu, dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak tentunya menjadi kunci bagaimana Jabar mampu mengatasi permasalahan ini, sehingga potensi akematian akibat kegagalan penanganan Covid-19 dapat ditekan. Mari kita bersama-sama terus kobarkan semangat, pikiran positif untuk membangun energi menggerakkan perekonomian Jawa Barat, membangun NKRI, dengan tetap berdisiplin dalam pengendalian pandemi ini," tuturnya. 

    (Rep.teguh)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus