Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Wabup Ciamis Ajak Mahasiswa KKN PPM Unigal Sosialisasikan Protokol Kesehatan 5M

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43351.jpg

    Kab. Ciamis ---  Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra mengajak mahasiswa untuk ikut serta mensosialisasikan protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan meminimalisir mobilitas) kepada masyarakat.

    “Saya mengajak para mahasiswa untuk ikut serta menggalakan sosialisasi penerapan prokes 5M kepada masyarakat sebagai upaya memutus mata rantai COVID-19 di Kabupaten Ciamis,” kata Wabup Yana di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Senin (2/8/2021).

    Menurutnya, dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pembiasaan prokes 5M itu tidak mudah, sehingga perlu kerja sama dari elemen masyarakat salah satunya mahasiswa.

    “Proyek 5M ini dilakukan untuk kita semua bukan atas dasar kepentingan, takala prokes bisa disiplin akan berdampak terhadap COVID-19 menurun, ekonomi bangkit dan sektor lain pun akan berjalan,” imbuhnya.

    Yana menjelaskan, pemerintah melalui kebijakannya seperti PSBB, PPKM dan sejenisnya memiliki tujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan 5M.  

    “Semakin disiplin masyarakat terhadap prokes, Insyaallah COVID-19 akan berakhir,” terangnya.

    Pada kesempatan tersebut, Wabup Ciamis pun meminta para pelaku usaha untuk patuh prokes dalam kegiatan berniaganya dikhawatirkan apabila prokes tidak diberlakukan potensi penyebaran COVID-19 meningkat dan usaha ditutup kembali seperti pada PPKM Darurat sebelumnya.

    “Dimohon kepada pelaku usaha agar ikut serta mendukung penerapan Prokes 5M sebagai upaya pencegahan COVID-19 ,” harapnya.

    Di akhir penyampaiannya, Yana memaparkan sejumlah langkah yang telah dilakukan Pemkab Ciamis dalam penanganan pandemi COVID-19 di Kabupaten Ciamis. Langkah tersebut diantaranya dengan penyiapan pusat isolasi terpadu di setiap wilayah kecamatan.

    Selanjutnya, melakukan pendataan semua laboratorium yang melakukan pemeriksaan PCR maupun swab antigen dan memastikan pelapornya kedalam NAR. Melibatkan relawan seperti dari kader PKK, Karang Taruna untuk pencatatan pelaporan dalam aplikasi Si Lacak. 

    Selain itu dilakukan upaya peningkatan kepatuhan terhadap pelaksanaan prokes dan kebijakan pembatasan pergerakan sesuai 8 sasaran area Instruksi Mendagri No 15 tahun 2021 seperti aplikasi Prokes Diskominfo, penguatan posko-posko tangguh covid di 265 desa / kelurahan untuk deteksi kasus dini.

    Sementara untuk di wilayah penanganan kesehatan, Pemdakab Ciamis melakukan penambahan bed di RSUD dan RS swasta. Melaksanakan pemantauan pasien-pasien isoman melalui grup WA komunitas /instansi "Santri Cinta". Pemantauan melalui video call ke pasien-pasien isoman di tiap desa serta percepatan vaksinasi melalui vaksinasi keliling.

    Dalam membantu masyarakat terdampak COVID-19 dilakukan dengan Gerakan Panci Berkah (Pangandaran Ciamis Berbagi Karena Allah Ta’ala). Terakhir untuk penegakkan hukum dilakukan dengan pelaksanaan Sidang  Pelanggaran PPKM Darurat  secara Virtual.

    (Editor: Fauziah Ismi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus