Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Satgas COVID-19 Tetapkan Kawasan Patuh Prokes di Beberapa Titik di Kabupaten Garut

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43276.jpg

    Kab. Garut –– Sebagaimana dengan diterapkannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Kabupaten Garut, Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Garut melalui Keputusan Bupati Garut Nomor 443/Kep.666-Satpol PP/2021, tentang Penetapan Kawasan Kepatuhan Masyarakat Terhadap Protokol Kesehatan dalam Upaya Penanganan  COVID-19.

    Berkaitan hal itu, Wakil Ketua I Penanganan COVID-19 Garut, menggelar sosialisasi Kawasan Patuh Protokol Kesehatan (KPP) yang diselenggarakan di beberapa titik yang dianggap dapat menimbulkan kerumunan.

    Wakil Ketua I Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut yang juga Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, adanya KPP ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan PPKM Level 3 di Kabupaten Garut.

    “Sebagaimana keputusan bahwa saat ini Kabupaten Garut sudah memasuki PPKM Level 3 sehingga kami mengubah kaitan dengan penyekatan yang awalnya ada di PPKM Darurat dengan Level 4 yaitu penyekatan jalan-jalan sudah dilakukan diubah menjadi rekayasa lalu lintas dan kemudian penetapan Kawasan Patuh Prokes,” ucapnya di kawasan Jl. Ahmad Yani, Kabupaten Garut, Selasa (27/7/2021).

    Ia menuturkan, pihaknya telah membangun delapan pos pantau di Kecamatan Garut Kota termasuk di kecamatan lainnya yang akan didirikan oleh Satgas COVID-19 di tingkat kecamatan. Satgas juga nantinya akan berpatroli, memberikan imbauan serta teguran, bahkan operasi yustisi dan kegiatan kemanusiaan.

    “Dalam kawasan patuh prokes itu kami dirikan 8 pos pantau di Garut Kota Raya dengan  adanya patroli oleh Satgas. Kemudian ada teguran dan imbauan termasuk juga ada kegiatan operasi yustisi. Selain itu ada kegiatan kemanusiaan  lainnya seperti pembagian masker gratis dan juga pelaksanaan swab antigen gratis,” ujarnya.

    Satgas COVID-19 Kabupaten Garut juga melakukan sosialisasi kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) serta pertokoan di Jl. Ahmad Yani untuk tetap menerapkan prokes dengan  jaga jarak di setiap lapak pedagang agar tidak menimbulkan kerumunan.

    “Ya itu kaitan dengan sosialisasi bahwa mereka apabila ingin beraktivitas di dalam kawasan patuh prokes harus menjaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan. Ya jarak antar PKL, kami mencoba melakukan penyesuaian sebagaimana instruksi Mendagri,” lanjut Kapolres Garut.

    AKP Wirdhanto menegaskan jika masih terjadi kerumunan di KPP maka pihaknya akan melaksanakan operasi yustisi untuk menegakkan penerapan protokol kesehatan di masyarakat. 

    “Apabila terjadi kerumunan akan dilaksanakan operasi yustisi yang tentunya mengikat di situ, ada peraturan baik Perda (Peraturan Daerah) Nomor. 5 maupun maupun Peraturan Bupati Nomor. 47 yang dapat dilakukan,” imbuhnya.

    (Editor: Raehan Putri)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus