Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kabupaten Garut Menjadi 'Pilot Project' Dalam Program Seruni

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_43085.jpg

    Kab. Garut --- Bupati Garut Rudy Gunawan mengikuti acara peluncuran progam Strengthening Women Micro-entrepreneurs to Digital Security and Financial Inclusion atau disingkat Seruni secara virtual di Gedung Command Center, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (13/7/2021). 

    Kegiatan yang mengambil tema "Peranan Inklusi Keuangan dalam Mendorong Peningkatan Kesejahteraan Perempuan Pemilik Usaha Mikro dan Pentingnya Keamanan Digital untuk UMKM"  dimoderatori oleh Ekonom Kedutaan Besar Inggris di Jakarta Dzulfian Syafrian, dengan narasumber sebagai berikut:

    1. Asisten Deputi Konsultasi Bisnis dan Pendampingan Kementerian, Koperasi dan UKM, Destri Anna Sari. 

    2. Pengusaha Mikro dan Ketua HWDI (Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia) Kabupaten Garut Yesi Endah Sundasari. 

    3. Perwakilan Bank Lampung Rahman Adnan. 

    Bupati Garut Rudy Gunawan menyampaikan bahwa Kabupaten Garut menjadi satu dari lima kabupaten yang menjadi pilot project dari program Seruni ini. 

    " Zoom meeting hari ini adalah Seruni ya, Seruni itu Kabupaten Garut ditunjuk oleh Kedutaan Inggris dengan Mercy Corps, untuk menjadi salah satu pilot project inklusi keuangan perempuan dalam akses usaha," ujar Bupati Garut.

    Dalam program ini, lanjut Rudy, akan ada pelatihan dan permodalan bagi pengusaha perempuan, yang terpilih dalam program Seruni ini. 

    "Jadi nanti akan ada pelatihan, akan ada permodalan, bagaimana pengusaha-pengusaha perempuan melakukan kegiatan usahanya melalui keuangan perbankan dan teknologi," paparnya. 

    Program Seruni digagas Mercy Corps Indonesia yang didukung oleh Pemerintah Kerajaan Inggris Raya, Digital Acces Programme, dan (UK-Indonesia) Tech Hub Kedutaan Besar Inggirs Jakarta.

    Seruni ditargetkan akan menjangkau 500 perempuan pengusaha pemilik usaha mikro di lima wilayah intervensi program yaitu Kabupaten Lampung Tengah, Sukabumi, Cirebon, Lombok Tengah, dan termasuk Kabupaten Garut.

    Hasil yang diharapkan dari program ini adalah peningkatan akses perempuan pengusaha mikro terhadap keamanan digital dan inklusi keuangan melaui pelatihan dan pendampingan.

    Editor : Fauziah Ismi Desiana

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus