Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Perangkat Daerah di Purwakarta Secara Bersama Bantu Satgas COVID-19 Penuhi Kekurangan APD

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42958.jpg

    Kab. Purwakarta --- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta menjadi salah satu dari beberapa Perangkat Daerah (PD) yang tersibuk dalam penanganan COVID-19. 

    Kepala DPKPB Kabupaten Purwakarta Wahyu Wibisono mengaku, dua pekan terakhir ini merupakan waktu yang membuatnya keteteran. Bagaimana tidak, selain kasus konfirmasi positif COVID-19 meningkat, angka kematiannya pun cenderung naik.

    Di sisi lain, perlengkapan yang ada, saat ini jumlahnya minim, misalnya Alat Pelindung Diri (APD) untuk para petugas pemakaman dan penyemprotan disinfektan.

    "Hampir setiap saat ada yang meninggal. Selaku OPD yang mendukung Satgas dalam hal pemakaman, kami memang sudah kewalahan. Apalagi, stok APD yang ada sudah habis," kata Wahyu, Senin (5/7/2021).

    Sejauh ini, pihaknya terus berupaya supaya kelengkapan APD ini bisa terpenuhi misalnya, meminta bantuan ke Dinas Kesehatan dan pihak lain dengan harapan bisa membantu dalam hal penyediaan APD.

    "Alhamdulillah, hari ini kami mendapat bantuan APD dari beberapa OPD. Tadi, sudah ada 8 dinas yang support. Masing-masing menyumbangkan 10 APD. Ini sangat membantu petugas, terutama mereka yang membantu proses pemakaman jenazah COVID-19," katanya.

    Terkait habisnya stok APD, Wahyu menjelaskan dalam proses pemakaman jenazah, APD ini hanya digunakan sekali pakai untuk kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar. Di sisi lain, dalam satu kali prosesi pemakaman minimalnya 10 APD yang digunakan. Jadi, kalau dalam satu hari ada lima korban meninggal dunia maka ada 50 APD yang dimusnahkan.

    "Sekali pemakaman, itu minimal 10 APD keluar. Dengan rincian, 4 APD untuk petugas yang menggotong peti, 2 APD untuk petugas yang menyemprot disinfektan, sisanya jika ada keluarga yang ikut dalam pemakaman," katanya.

    Untuk pemenuhan stok APD, lanjut Wahyu, selain bantuan dari PD pihaknya pun telah meminta bantuan ke beberapa perusahaan. Apapun bantuan dari mereka, pastinya akan diterima dengan senang hati. Namun, pihaknya menyarankan bantuannya berupa APD atau alat penyemprot disinfektan.

    Wahyu menambahkan, sejauh ini jajaran pemerintahan turut berjibaku untuk melakukan serangkaian upaya penanggulangan COVID-19 bersama dengan seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali jajaran pegawai pemerintahan.

    (Editor: Fauziah Ismi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus