Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Forkopimda Monitoring Pelaksanaan PPKM Darurat di Purwakarta

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42948.jpg

    Kab.Purwakarta—- Hari pertama pemberlakuan PPKM Darurat di wilayah Kabupaten Purwakarta diisi dengan sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan percepatan penanganan COVID-19 oleh jajaran pemerintahan setempat. Mulai dari monitoring pemberlakuan PPKM darurat, operasi yustisi prokes, apel siaga pelaksanaan PPKM darurat hingga monitoring pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di sejumlah kecamatan.

    Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika bersama jajaran Forkompinda serta Tim Gugus Tugas COVID-19 setempat meninjau langsung vaksinasi bagi usia produktif dan lanjut usia di Kecamatan Jatiluhur, Sukatani, Tegalwaru dan Kecamatan Plered, Sabtu (3/7/2021).

    "Langkah ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam pencegahan dan penyebaran COVID-19. Diharapkan bagi yang sudah melaksanakan vaksinasi agar dapat mengurangi yang terkonfirmasi dan menjadi motivasi bagi mereka yang belum divaksin, serta bagi mereka yang belum di vaksin agar segera melakukan vaksinasi," katanya.

    Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus pemantauan pelaksanaan PPKM Darurat di wilayahnya. 

    “Saya bersama jajaran forkompinda melaksanakan pemantauan pelaksanaan PPKM darurat di Kecamatan Plered, Sukatani, Tegalwaru dan Jatiluhur. Artinya bahwa seluruh aparatur satgas tingkat kecamatan, desa, RW hingga RT, hari ini sudah siap memberlakukan PPKM Darurat hingga 20 Juli mendatang," ucapnya.

    Ia juga mengakui, meski belum 100 persen sepenuhnya masyarakat menerapkan aturan PPKM Darurat,tapi pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi. 

    "Sementara untuk pemberian sanksi kepada pelanggar akan mengacu kepada perda yang dikeluarkan oleh provinsi yaitu Perda nomor 5 tahun 2020 terkait sanksi pelanggaran masa pandemi," ujarnya.

    Selain itu, langkah preventif juga terus dilakukan dengan komunikasi, sosialisasi, dan edukasi sehingga masyarakat bisa melaksanakan dan bisa memahami tentang pemberlakuan PPKM Darurat ini. 

    “Langkah-langkah ini juga akan dilakukan jajaran kecamatan dan 170 penjabat kepala desa yang dijabat oleh ASN  untuk memastikan pemberlakuan PPKM darurat di wilayah masing-masing," ujarnya.

    Sebelumnya Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Iyus Permana beserta unsur Forkopimda serta Tim Gugus Tugas COVID-19 setempat mengikuti apel siaga dalam rangka pelaksanaan PPKM Darurat di wilayah Kabupaten Purwakarta di Taman Pasanggrahan Padjadjaran, Komplek Pemkab Purwakarta.

    Menurut Sekda, mekanisme penerapan PPKM Darurat di Kabupaten Purwakarta tetap mengacu pada arahan dari Pemerintah Pusat dan Forkopimda Provinsi Jawa Barat. 

    “Inti dari PPKM Darurat adalah untuk memperketat kegiatan masyarakat dari kerumunan dan pelaksanaan penegakkan protokol kesehatan dan melakukan testing, tracing, dan vaksinasi untuk masyarakat dalam mencegah penyebaran COVID-19," katanya.

    Menurutnya, PPKM Darurat Jawa-Bali dimulai tanggal 3-20 Juli 2021. Petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP serta Dishub Kabupaten Purwakarta sebelumnya sudah melakukan sosialisasi terhadap warga tepatnya di Jalan Pramuka Exit Gerbang Tol Jatiluhur, Purwakarta.

    "Dengan adanya pemberlakuan PPKM darurat di Kabupaten Purwakarta, diharapkan penyebaran COVID-19 dapat menurun. Karena untuk situasi penyebaran COVID-19 di Purwakarta masih terbilang tinggi. Seluruh unsur masyarakat Purwakarta diharapkan untuk bahu-membahu melaksanakan prokes agar tetap sehat dan keluarga terhindar dari penyebaran COVID-19. Jangan lupa selalu berdoa semoga Allah SWT segera mengangkat wabah ini," ujarnya.

     

    (Editor: Raehan Putri)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus