Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    PMI Ajak Penyintas Bergejala Berat Donor Plasma Konvalesen

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42878.jpg

    Kota Bandung - Palang Merah Indonesia (PIM) Kota Bandung mengajak kepada seluruh masyarakat yang pernah menjadi penyintas Covid-19 menjadi donor plasma konvalesen, khususnya penyintas yang bergejala dan cukup berat, karena ketika berhasil sembuh, memiliki level antibody lebih bagus ketimbang penyintas tanpa gejala.

    Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Bandung Uke Muktimanah mengungkapkan, saat ini banyak pasien yang membutuhkan plasma konvalesen. Tercatat, pasien yang memerlukan plasma konvalesen untuk golongan darah A itu 156 orang, golongan darah B (138 pasien), golongan darah O (132 pasien) dan golongan darah AB (32 pasien).

    "Hingga Selasa (29/06/2021) tercatat antreannya sebanyak 458 pasien. Satu orang pasien memerlukan sekitar dua labu plasma konvalesen. Dari jumlah tersebut, 261 pasien baru mendapatkan satu labu, 197 sisanya sama sekali belum ditransfusi plasma konvalesen," ucapnya.

    Menurut Uke, saat ini permintaan plasma konvalesen tengah mengalami peningkatan, setiap hari jumlah pasien yang meminta donor terus bertambah hingga menyentuh angka 30-an orang

    "PMI Kota Bandung tidak memiliki stok ketersediaan plasma konvalesen. Sehingga wajar apabila kasus Covid-19 tengah mengalami peningkatan maka membuat daftar antrean plasma konvalesen kian bertambah," kata Uke dalam Bandung Menjawab secara daring, Selasa (29/06/2021).

    Uke memaparkan, bagi masyarakat yang memerlukan plasma konvalesen harus membawa calon donor pengganti. Minimal, satu orang donor untuk mengganti dua labu plasma konvalesen dan jika donor pengganti berbeda golongan, kita tetap terima karena nanti akan disalaurkan sesuai mereka yang membutuhkan.

    “Jadi kalau hari ini dapat donor, lalu diproses kemudian dapat sejumlah labu maka langsung dibagikan. Hari ini kita ada jadwal donor 20 orang,” Untuk yang perlu, silahkan kontak atau datang ke PMI Kota Bandung. Kalau minta 2 labu memang bisa satu orang (donor pengganti). Tapi kalau kebetulan di keluarga ada banyak yang bisa, kita anjurkan semuanya donor," ujarnya.

    Uke menambahkan, saat ini kapasitas donor plasma konvalesen di PMI Kota Bandung bisa dilakukan sebanyak 20-25 orang per hari. Peningkatan kapasitas donor ini didukung dengan hadirnya 6 unit alat aferesis baru.

    “Setiap donor bisa diambil 400-600 cc dan diproduksi jadi 200 cc per labu. Itu kalau memakai mesin dan dengan berat badan di atas 55 atau 60 kilogram. Tapi kalau berat badannya 47 kilogram atau malah kurang, kita ambil manual. Itu paling hanya bisa untuk satu labu,” katanya. 

    Beberapa kriteria atau syarat donor plasma konvalesen, pertama penyintas yang berusia antara 17 hingga 60 tahun. Khusus bagi donor wanita disarankan yang tidak pernah hamil.

    Selain dari sisi medis yang tidak memiliki penyakit penerta, syarat utama yaitu sudah dinyatakan sembuh atau menunjukan hasil negatif berdasarkan keterangan pemeriksaan PCR ataupun pernyataan dokter. Sekurang-kurangnya donor bisa dilakukan empat hari setelah pernyataan negatif tersebut.

    Jika telah memenuhi syarat lalu melalui pemeriksaan medis oleh dokter, kemudian diambil sampel terlebih dahulu. Setelah memenuhi syarat berdasarkan syarat donor akan diberitahu melalui telepon untuk penjadwalan donor plasma kompalesen.

    Mengingat donor yang diambil berupa plasma, khusus donor konvalesen ini bisa dilakukan per dua minggu. Jika di rentang waktu tersebut penderma plasma konvalesen kembali terkonfirmasi positif, maka ditunggu lagi sampai kembali pulih dan dinyatakan negatif. 

    (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus