Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sambut Idulfitri, Bupati Garut Ikuti Silaturahmi Bersama Gubernur Secara Virtual

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42352.jpg

    Kab. Garut --- Dalam menyambut Idulfitri, Bupati Garut Rudy Gunawan mengikuti kegiatan silaturahmi bersama Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil yang diikuti oleh kepala daerah di Provinsi Jabar, secara virtual melalui video telekonferensi di Command Center, Kabupaten Garut, Kamis (13/5/2021).

    Dalam kegiatan ini, Kang Emil -sapaan akrab Ridwan Kamil- mengklaim 99 persen warga di Jabar taat kepada aturan pemerintah untuk tidak mudik terlebih dahulu demi mencegah penularan COVID-19.

    “Saya laporkan kalau semua pemudik di seluruh Jawa Barat ini mudik kurang lebih 6 juta orang, dan yang mengatakan ngotot pengen mudik di Jawa Barat ada sekitar 7 persen. Jadi kurang lebih 400 ratusan ribu yang rada ngotot ingin pulang. Di dalam catatan kita di bawah 60 ribu yang balik kampung di Jawa Barat kalau tidak salah itu artinya 1 persen. Jadi 99 (persen) patuh pada aturan pemerintah,” kata Kang Emil.

    Selain itu, Kang Emil juga mengatakan, untuk saat ini keterisian rumah sakit di Jabar mencapai rekor terendah yaitu hanya 30 persen rumah sakit yang terisi, hal ini berbeda dengan tahun kemarin (2020), di mana keterisian rumah sakit hampir mencapai 60 persen.

    “Keterisian rumah sakit di Jawa Barat mencapai rekor yang terendah selama setahun terakhir yaitu hanya 30 persen. Tahun 2020 kita tahu keterisian rumah sakit itu 50-60 (persen) naik hampir 80 (persen) di tahun baru nah sebelum lebaran turun drastis di 36 persen,” ujar Kang Emil.

    Kang Emil berpesan kepada para kepala daerah di Jabar untuk tetap siaga terhadap kerumunan masyarakat. Ia juga meminta untuk tetap terus mengumandangkan jangan mudik sampai tanggal 17 Mei 2021.

    “Saya titipkan jangan mudik itu masih terus kita kumandangkan sampai tanggal terakhir di tanggal 17 kalau tidak salah terkait penanganan pengendalian mudik ini. Khususnya pariwisata juga itu dikendalikan jangan sampai nanti rakyat marah karena mudik dilarang tapi pariwisata tidak terkendali, berkerumun, dan lain-lain. Jadi kita pastikan tempat-tempat keramaian waspada dan siaga,” ucap Kang Emil.

    Di Kabupaten Garut sendiri, rangkain perayaan Idulfitri berlangsung sederhana. Bupati dan Wakil Bupati lebih memilih berkumpul dengan keluarga dan tidak menggelar open house untuk menghindari potensi kerumunan.  (Humaspemkab.Garut/Luthfi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus