Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Menjelang Idulfitri, Pemdakab Garut Sidak Beberapa Swalayan di Kabupaten Garut

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42286.jpg

    Kab. Garut --- Setelah melakukan sidak (inspeksi mendadak) di beberapa pasar tradisional, Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Garut yang terdiri dari beberapa SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) melakukan sidak ke beberapa supermarket di wilayah Garut, Kamis (6/5/21).

    Kali ini, Bupati Garut Rudy Gunawan ikut melakukan sidak ke beberapa supermarket guna memastikan keamanan produk pangan di pasaran menjelang Idulfitri.

    Adapun beberapa swalayan yang dikunjungi adalah Toserba Yogya, Toserba Yoma, Toserba Asia, Toserba Ramayana dan Toko Parcel Lebaran. Sebelum melakukan sidak ke supermarket, Rudy juga sempat mengunjungi Puskesmas Siliwangi.

    Rudy mengatakan, kegiatan sidak ini bertujuan agar masyarakat tidak mendapatkan pangan yang sudah kadaluwarsa pada saat Lebaran nanti.

    “Jadi kami melakukan cek secara random , tapi jumlahnya cukup banyak, dan kita juga dilakukan juga oleh Puskesmas di beberapa tempat, jangan sampai nanti pada saat lebaran kita mendapatkan makanan yang kadaluwarsa,” katanya.

    Selain mengecek makanan di swalayan, Rudy ingin melihat kemampuan ekonomi masyarakat di Kabupaten Garut.

    “Yang kedua saya mau melihat ini kemampuan ekonomi masyarakat, jadi kalau dengan PKL (Pedagang Kaki Lima) saya juga nggak ada keberatan, asal mereka itu tertib, menggunakan protokol kesehatan, sehingga nanti adu tawar silahkan adu tawar,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Yudi menuturkan ada beberapa produk pangan yang izin edarnya sudah habis. Namun secara umum makanan di Kabupaten Garut masih layak konsumsi.

    “Kita memang menemukan beberapa temuan seperti misalkan ijin edarnya sudah habis dan lain sebagainya tapi tidak signifikan. Secara umum kami melihat bahwa makanan yang beredar di Kabupaten Garut masih layak konsumsi,” kata Yudi.

    Yudi menegaskan keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan pangan yang akan dikonsumsi. Masyarakat diimbau untuk memastikan terlebih dahulu keamanan makanan yang akan dikonsumsi.

    “Mengenai keamanan pangan ini memang keterlibatan masyarakat menjadi penting karena mengingat kapasitas pemerintah terbatas jadi diharapkan masyarakat yang mengkonsumsi atau membeli pangan atau makanan dipastikan dulu apakah sudah ada cemaran, sudah ada jamur atau tidak,” ucap Yudi.

    Ia juga berharap para penjual agar bisa memperhatikan dan mengecek keamanan makanan yang akan dijual.

    “Diharapkan juga para penjual dalam hal ini pedagang atau supermarket memperhatikan dengan mengontrol atau mengecek keamanan atau mutu dari pangan yang dijualnya,” ujar Yudi.

    Supervisor Lapangan Asia Toserba, Devi mengatakan adanya sidak ini membantu pihak toserba untuk menyediakan produk aman konsumsi untuk masyarakat.

    “Diadakannya pemeriksaan ini tentunya sangat membantu kita sebagai dunia retail terutama di barang-barang sembako setidaknya ketika ada beberapa hal yang emang menjadi pemantauan dari pihak dinas terkait ketika kita menjual produk setidaknya kita menjual produk yang aman untuk konsumen,” urai Devi.

    Turut hadir mendampingi bupati, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Suherman, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Bambang Hafid, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan tim evaluasi BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Garut.(Humaspemkab.Garut/Luthfi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus