Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Helmi Budiman Hadiri Pelantikan Pengurus Ivendo Garut

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42267.jpg

    GARUT – Wakil Bupati Garut dr. Helmi Budiman menghadiri acara Pelantikan Pengurus Ivendo (Indonesia Event Industry Council) Kabupaten Garut, bertempat di Gedung Pendopo, Selasa (4/4/2021).

    Dalam sambutannya Wabup Helmi menyampaikan selamat kepada pengurus DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Ivendo yang telah dilantik. Ia berharap Ivendo akan lebih kompak dan solid serta bisa bekerja dengan lebih cepat dan cermat.

    “Selamat kepada pengurus DPC Ivendo yang baru saja dilantik. Saya berharap karena dilantiknya pada bulan puasa bulan yang penuh dengan berkah, DPC Ivendo Kabupaten Garut lebih kompak, lebih solid, dan tentu bekerjanya bisa lebih cepat, cermat dan professional,” ucapnya.

    Helmi memberikan apresiasi kepada Ivendo karena dengan adanya Ivendo, Kabupaten Garut memiliki harapan dalam penataan pariwisata agar bisa lebih baik dan bisa memberikan manfaat untuk masyarakat.

    “Ivendo ini merupakan mitra dari Kementrian Pariwisata. Sekali lagi saya memberikan apresiasi dan mempunyai harapan besar bagi penataan pariwisata di Kabupaten Garut agar lebih meningkat, sehingga masyarakat kita mendapatkan manfaat yang besar dari pariwisata yang dibangun di Kabupaten Garut,” ujarnya.

    Wabup meyakini Ivendo merupakan satu-satunya asosiasi yang mengeluarkan sertifikat ahli dan CHSE yang bisa membantu cara mengelola event pariwisata di Kabupaten Garut untuk bisa memiliki daya tarik sendiri.

    Kabupaten Garut akan mendorong semua EO (Event Organizer) agar bisa memiliki tenaga ahli dan perusahaan bersertifikat CHSE.

    “Kita berharap hotel dan rumah makan mempunyai sertifikat CHSE dan perusahan yang lokal juga harus dibina,” katanya.

    Pada kesempatan ini, dr. Helmi juga menuturkan berdasarkan perkataan Sandiaga Uno sebelumnya, bahwa bagus tidaknya tempat wisata adalah berdasarkan bersih atau tidaknya toilet. Karena fasilitas biasanya menjadi perhatian para wisatawan ketika berkunjung ke tempat wisata.

    “Jadi hubungannya pariwisata dengan toilet ternyata memang kalau orang asing bahkan orang Indonesia pun kalau lihat sebuah pariwisata bagus atau tidak adalah dilihat ini toiletnya bagus atau tidak bersih. Jadi beliau memakai strategi public relation bagaimana supaya pariwisata ini maju dengan hadirnya beberapa fasilitas-fasilitas yang memang menjadi perhatian,” ujarnya.

    Wabup menuturkan wisatawan di Kabupaten Garut lebih banyak dibadingkan dengan wisatawan Pangandaran karena Kabupaten Garut memiliki wilayah yang sangat luas dan tempat wisata yang lebih komplit.

    “Yang berwisata ke Kabupaten Garut banyak saya  mendapatkan laporan dari Disparbud (Dinas Pariwisata dan Kebudayan) kalau dalam masa normal dalam satu tahun  mengunjungi pariwisata ke Garut kurang lebih 2,5 juta. Bahkan kalau dilihat dari data ini dibandingkan dengan Pangandaran ternyata lebih banyak Garut. Pangandaran wilayahnya kecil sedangkan Kabupaten Garut wilayahnya besar dan wisatanya komplit,” tuturnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus