Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemkab Garut dan Dekranasda Berfokus Beri Perhatian Kepada Batik Garutan

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42233.jpg

    Kab. Garut–- Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Garut, menggelar ramah tamah bersama para pembatik tulis Batik Garutan, di Gedung Parigel, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (4/5/21).

    Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut Nia Gania Karyana menuturkan, acara ramah tamah ini digelar salah satunya untuk mengetahui seberapa banyak generasi pembatik tulis Batik Garutan. 

    “Ini sebetulnya acara Dekranasda karena kebetulan saya sebagai ketua harian. Jadi saya mendukung apa yang diinginkan Ketua Dekranasda. Jadi beliau ingin, yang pertama bersilaturahmi di ramadan ini. Kedua, nanti ada beberapa kebutuhan pokok yang disampaikan oleh Ketua Dekranasda sebagai dukungan terhadap generasi batik. Ketiga kita ingin mengetahui seberapa banyak generasi batik yang ada, dan ternyata ada 40 orang. Tadi saya sudah menyampaikan bahwa harus ada pembentukan kelompok agar lebih mudah mengoordinasikan,” ujarnya.

    Tujuan akhir dari silaturahmi ini, kata Gania, adalah pembinaan secara berkesinambungan yang dilakukan bukan hanya oleh Disperindag ESDM saja. “Tujuan akhirnnya setelah bersilaturahmi kita akan melakukan pembinaan secara berkesinambungan. Tidak boleh hanya dilakukan oleh Indag, semua harus berperan serta, BUMN harus ada CSR-nya, dinas koperasi , ini Bu Diah Ketua Dekranasda sudah memberikan dukungan bagi generasi Batik Garutan,” paparnya. 

    Sementara, Ketua Umum Dekranasda Garut Diah Kurniasari menuturkan bahwa sebelum ada pandemi COVID-19  sudah ada rencana untuk membangun kampung batik. Bahkan salah satu bank swasta sudah siap untuk memberikan dukungan pada kampung batik ini.  Ia pun berharap pada tahun 2022 rencana terkait Kampung Batik bisa terealisasi. 

    “Tapi itulah karena akhirnya terganjal semuanya, tapi Insyaallah mudah-mudahan di tahun depan 2022, pandemi COVID-19 ini iya paling tidak sudah bersahabat tidak seperti (sekarang) banyak.  Mungkin nanti kita membuat ulang program, mensupport mempersiapkan kampung batik,” katanya.

    Diah menyebutkan, pihaknya beserta dinas-dinas terkait akan berfokus untuk memberikan perhatian kepada Batik Garutan agar pembatik tulis Batik Garutan bisa terus beregenerasi.

    “Saya dengan khususnya Dekranasda Kabupaten Garut, Disperindag, 
     (dinas) Koperasi,  pemerintah akan berfokus untuk memberi perhatian kepada Batik Garutan, khususnya untuk paling tidak kesejahteraan buat ibu-bapak semuanya,” ungkapnya.

    Di sisi lain, salah satu pembatik yang hadir dalam acara ini, Gun Gun (39), dengan adanya acara ini program-program yang berkaitan dengan perajin batik bisa cepat terealisasi. 

    “Dengan adanya acara ini program-programnya bisa cepat terealisasi dan kampung batik bisa langsung berdiri sehingga nanti para peminat batik yang dari luar kota itu langsung bisa datang ke kampung batik.” pungkasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus