Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Dinkes Garut Gelar Vaksinasi Tahap Lanjutan untuk Lansia

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_42078.jpg

    GARUT – Setelah vaksinasi untuk pelayan publik gencar dilaksanakan, kini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut melanjutkan vaksinasi untuk lansia.

    Vaksinasi massal kali ini dipusatkan di Komplek SD Kristen Dharma Bakti, Kabupaten Garut, Rabu (21/4/21). Ditargetkan 1000 orang lansia selesai divaksin hari ini dengan menggerakan tujuh puskesmas.

    Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Garut Asep Surachman mengatakan, agar mencapai target maka proses vaksinasi dimulai lebih pagi, mengingat peserta vaksinasi adalah kaum lansia yang dianggap lebih sensitif dan rentan.

    “Kita mempertimbangkan teman-teman kita petugas di bulan puasa ini tentu harus juga memperhatikan kondisinya. Selain itu juga untuk lansia ini kan sensitif dan rentan terhadap berbagai penyakit jadi saya kira lebih pagi lebih bagus,” katanya.

    Asep mengatakan, setiap lansia yang akan divaksin harus didampingi oleh anggota keluarga yang serumah, dengan perbandingan 2 lansia dan 1 pendamping.

    “Kemarin ketentuannya adalah dua orang lansia harus ada pendamping. Misalkan seorang lansia dan tetangganya satu orang yang juga lansia, berarti harus ada saru orang pendampingnya. Jadi patokannya adalah 2 banding 1,” katanya.

    Asep mengatakan, vaksinasi untuk lansia juga akan dilaksanakan setelah lebaran. Ia berharap vaksinasi hari ini dapat memberi motivasi dan informasi bagi masyarakat, bahwa vaksinasi bagi lansia itu aman dilakukan.

    “Kita akan bergerak kepada lansia-lansia yang lainnya. Kita akan bergerak per RW. Kemudian harapan kami ketika vaksinasi lansia dilaksanakan menjadikan potret bahwa lansia aman untuk divaksin. Oleh karena itu masyarakat ayo sama-sama menyambut vaksinasi ini dengan gembira bahwa vaksinasi ini menyenangkan bukan untuk kesakitan seseorang,” katanya.

    Menurut koordinator vaksinasi lansia Martin Siahaan, ada sekitar 750 peserta vaksinasi dari 7 gereja dan 2 vihara yang mengikuti vaksinasi dosis pertama ini.

    “Kemungkinan totalnya itu berjumlah sekitar 750 orang. Hampir semua divaksin sekarang untuk dosis pertama. Dosis kedua kira-kira mungkin setelah lebaran, tapi sampai hari ini belum ada keputusan dari dinas,” katanya.

    Sementara itu, Juli (75) peserta vaksinasi, menyatakan tidak merasakan sakit saat proses vaksinasi.

    “Ga ada rasa sakit. Persiapannya ya sarapan aja, berdoa. (Informasi Ini) Saya dapat dari Vihara. Harapannya semua sehat lah, Indonesia Jaya,” pungkasnya. 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus