Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sidang Itsbat Nikah, Bupati Sukabumi: Masyarakat Tidak Dibebankan Biaya

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_41894.jpg

    KAB. SUKABUMI - Bupati Sukabumi Marwan Hamami membuka sidang itsbat nikah terpadu di Desa Girijaya, Kabupaten Sukabumi, Senin (5/4/2021).

    Sidang itsbat yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi bersama Pengadilan Agama Cibadak ini, diikuti 77 pasangan asal Desa Girijaya dengan menerapkan protokol kesehatan.

    Marwan mengatakan, sidang itsbat ini untuk pencatatan secara administrasi negara untuk pernikahan para pasangan yang sebelumnya tidak tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA).

    "Para pasangan yang mengikuti sidang itsbat ini akan mendapatkan akta nikah. Tercatatnya mereka secara negara akan memudahkan proses administrasi kependudukan, termasuk bagi anak-anaknya," katanya.

    Menurut Marwan, bagi pemerintah kelengkapan data  sangat diperlukan, terutama dalam penelusuran administrasi kependudukan. Menurutnya pemerintah sudah menyediakan anggaran untuk administrasi kependudukan.

    "Pengurusan administrasi kependudukan itu gratis. Sehingga, masyarakat tidak dibebankan biaya apapun," katanya.

    Marwan menghimbau masyarakat untuk cepat mengurus administrasi kependudukan. 

    "Kami meminta masyarakat untuk membantu melaporkan secepatnya lahir atau pun meninggal, Sehingga semuanya tercatat," katanya.

    Dalam acara tersebut Marwan menyerahkan buku nikah, akta nikah, penetapan hasil sidang serta dokumen administrasi kependudukan Kartu Identitas Anak (KIA) usia 1 sampai 4 tahun sebanyak 140.000 lembar dan secara serempak telah dibagikan melalui Petugas Registrasi Desa (PRD) dari 381 Desa dan 5 kelurahan secara gratis.

    Sementara itu Ketua Pengadilan Agama Cibadak Hendi Rustandi mengatakan, sidang itsbat ini merupakan implementasi Peraturan Mahkamah Agung nomor 1 tahun 2015. Hal itu berkaitan buku nikah dan akta kelahiran."Tahun ini kita ada 240 slot untuk sidang itsbat gratis. Sampai saat ini, tersisa sekitar 85 slot," katanya.

    Hendi mengatakan Pengadilan Agama Cibadak sedang membuat inovasi untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. 

    "Nanti proses sidang itsbat bisa dilakukan secara daring. Sehingga, tidak selalu tatap muka," katanya.

    Ocid Marwan (51) warga Girijaya salah satu peserta sidang itsbat mengaku senang bisa mendapatkan surat nikah. 

    “Saya nikah sejak 1987 dan telah memiliki dua orang anak. Alhamdulillah, kali ini pernikahan saya sudah diakui oleh negara," pungkas Ocid. 

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus