Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Terputus Selama Tiga Tahun, Saluran Irigasi Citespong Kecamatan Cilawu Segera Dibangun

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_41528.jpg

    GARUT, Cilawu - Wakil Bupati Garut dr. Helmi budiman melakukan monitoring dan kunjungan ke saluran irigasi (saluran air) Citespong yang terkena material longsoran di Kampung Cikadu, Desa Cilawu, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Rabu (3/3/2021).

    Drainase yang menghubungkan tiga desa diantaranya Desa Cilawu, Desa Margalaksana, dan Desa Pasanggrahan ini, terputus sejak tahun 2019 silam akibat material longsor. Akibatnya mobilitas warga khususnya pertanian di daerah tersebut terhambat.

    Guna mengantisipasi hal tersebut, Helmi mengatakan warga bergotong royong membuat saluran air manual menggunakan pipa plastik atau pralon. "Warga secara gotong royong membuat saluran manual dengan memakai paralon, irigasi ini mengairi kurang lebih 104 hektar lahan pesawahan milik warga," ujarnya.

    Helmi menyampaikan bahwa warga merasa tanahnya sekarang kurang produktif akibat irigasi yang terputus ini. "Saya menerima informasi Selasa malam dari para petani dari tiga desa, merasa tanahnya sekarang kurang bahkan tidak produktif karena aliran yang mengairi saluran irigasinya terputus, itu sudah berlangsung tiga tahun, jumlah yang cukup besar karena ada 104 Hektar yang biasa terairi oleh saluran irigasi tersebut," ucapnya.

    Ia menuturkan, pembangunan drainase ini sudah masuk dalam Rencana Pembangungan Tingkat Kecamatan (RPTK). "Oleh karena itu Insyaallah  melalui perencanaan penganggaran yang sekarang sedang berlangsung itu sudah masuk RPTK pada Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) kemarin direalisasikan pada tahun 2022," tuturnya.

    Atas bencana longsor yang kerap terjadi di Kabupaten Garut akhir-akhir ini, Helmi menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang tinggal di daerah yang terpetakan rawan longsor.

    Dalam monitoring ini, Wakil Bupati Garut didampingi oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dede Salahudin. (Humaspemkab.Garut/Luthfi)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus