Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    RSUD Asih Husada Langensari Mampu Tangani Kasus Covid-19

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_41422.jpg

    KOTA BANJAR- Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Asih Husada Langensari Kota Banjar via konferensi video di Kabupaten Bekasi, Selasa (23/02/2021).

    Ridwan Kamil berharap kehadiran RSUD Asih Husada Langensari dapat membuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kota Banjar semakin baik. 

    "Dalam pelayanan pembangunan kepada masyarakat dari indeks pembangunan manusia ada tiga yaitu pendidikan, daya beli, dan kesehatan," katanya.

    Sementara itu, Walikota Banjar, Ade Uu Sukaesih mengatakan bahwa pembangunan RS Asih Husada yang bersumber dari APBD Kota Banjar dan Pemerintah Jawa Barat senilai Rp 70 miliar ini, bagian dari upaya untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang baik dan berkualitas di Kota Banjar.

    "Dengan dibangunnya RS Asih Husada diharapkan dapat mengurangi kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya," ucap Ade, pada acara peresmian RSUD Asih Husada Langensari Kota Banjar, Selasa (23/02/2021).

    Menurut Walikota, saat ini RS Asih Husada Langensari yang dibangun di lahan seluas 1,6 hektare dan berstatus tipe D menjadi salah satu rumah sakit rujukan dan isolasi dalam penanganan Covid-19.

    "RS Asih Husada tetap melayani isolasi pasien Covid-19. Saya harap dengan beroperasinya RS Asih Husada bisa membantu mengurangi pasien isolasi Covid," ujarnya.

    Ade mengakui bahwa RS Asih Husada belum sepenuhnya dapat menggelar layanan yang sempurna menyusul Sumber Daya Manusia (SDM) yang hanya baru memiliki 43 karyawan.

    "Sesuai beban kerja kebutuhan di UPTD RS Asih Husada sebanyak 259 orang pegawai. Sementara  43 pegawai saat ini diambil dari tenaga RSUD Banjar, Dinkes dan Pegawai Puskesmas sehingga masih kurang 216 pegawai," ujarnya.

    Ade berharap, ada bantuan dari Provinsi Jawa Barat guna memenuhi kelengkapan fasilitas penunjang di RS Asih Husada yang hingga saat ini masih dibutuhkan.

    Sejumlah fasilitas yang dibangun di RS Asih Husada Langensari, diantaranya: ruang IGD, poliklinik, rawat inap dengan 71 tempat tidur, IPSRS, ruang jenazah, ruang gizi, ruang laundry, ruang genset, IPAL dan radiologi. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus