Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemprov Jabar Dorong Potensi Perekonomian di Desa

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_40039.jpg

    KAB. SUBANG- Dalam rangka membangun hubungan emosional antara sesama kepala desa dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan pemangku kepentingan lainnya, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menghadiri acara Saba Desa yang belangsung di Situ Cigayonggong, Desa Kasomalang Wetan, Kabupaten Subang.

    Menurut Wagub, dalam Saba Desa, para kepala desa yang terasosiasi dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) menyatukan langkah dalam rangka membangun wilayah perdesaan di Jawa Barat.

    "Karena membangun desa tidak cukup hanya memanfaatkan potensi desa. Perlu kolaborasi, perlu payung hukum, perlu komunikasi, dan di sinilah fungsi Apdesi," kata Wagub, saat menghadiri Saba Desa Apdesi Jawa Barat di Situ Cigayonggong, Desa Kasomalang Wetan, Kab Subang, Minggu (08/11/20). 

    Wagub mengatakan Pemda Provinsi Jawa Barat selalu fokus membangun Desa Juara lewat Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa) dengan berbagai program unggulan seperti One Village One Company (OVOC), Patriot Desa, Desa Digital, Sapa Warga dan lainnya. 

    "Dengan menggali potensi dan peluang perekonomian di desa, maka tujuan dari Desa Juara yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa bisa tercapai, sehingga, warga yang tinggal di desa bisa memiliki pendapatan yang tidak kalah dengan warga yang bekerja di kota," ucapnya.

    Wagub mengajak para kepala desa untuk manfaatkan peluang serta menggali potensi-potensi yang ada di desa masing-masing, terutama dengan memanfaatkan teknologi digital. 

    "Mari kita bangun peluang -peluang ekonominya. Mari kita bangun sarana- prasarana di desa. Ujungnya masyarakat di desa (bisa) meningkat pendapatannya. Harapan kami, kepala desa harus mampu membangun inovasi dalam pembangunan, ekonomi dan lainnya, sehingga masyarakat desa tidak perlu berangkat ke kota demi pendapatan yang lebih," ujarnya. 

    Wagub menjelaskan bahwa pemerintah desa merupakan ujung tombak seluruh program yang diusung oleh pemerintah pusat, untuk selanjutnya diteruskan ke pemda provinsi, lalu dilanjutkan ke pemda kabupaten/kota dan berakhir di tingkat desa/kelurahan. 

    "Perangkat di desa/kelurahan itulah, masyarakat dapat menerima atau merasakan efektivitas program pemerintah. Desa ujung tombak pembangunan, ujung tombak realisasi segala program-program pembangunan. Karena itu dengan kita peduli desa, maka kita peduli NKRI, membangun desa, berarti kita membangun nusantara," tuturnya.

    Wagub juga meminta kepada para kepala desa di Jawa Barat untuk mengawasi dana yang masuk ke desa serta melakukan pengelolaan keuangan dengan sebaik- baiknya. 

    "Manfaatkan anggaran dengan pemanfaatan yang sebaik-baiknya, juga perhatikan urusan administrasi juga dengan sebaik-baiknya. Sehebat apa pun pemanfaatannya (anggaran), kalau administrasinya kurang maka akan identik dengan pelanggaran. Begitu juga sebaliknya. Karena itu kepala desa mohon agar administrasi dan keterbukaan dalam pengelolaan keuangan," jelasnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus