Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    US-ASEAN Business Council Meeting, Gubernur Jabarkan Potensi Ekonomi

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_39807.jpg

    KAB. PANGANDARAN- Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil menghadiri pertemuan via konferensi video dengan US-ASEAN Business Council di Kabupaten Pangandaran, Jumat (23/10/2020). 

    Dalam pertemuan tersebut, gubernur memaparkan sejumlah potensi ekonomi Jawa Barat kepada 32 perusahaan yang tergabung dalam US-ASEAN Business Council.

    Menurut Gubernur, meski saat ini pandemi Covid-19 namun investasi ke Jawa Barat masih tertinggi di Indonesia, dimana selama semester pertama 2020, realisasi investasi mencapai Rp57,9 triliun.

    "Ada dua faktor yang membuat Provinsi Jabar menjadi destinasi menarik bagi para investor, yakni kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dan infrastruktur yang akseptabel menjadi modal Jabar untuk menarik minat investor," ucapnya

    Gubernur mengatakan, ekspor Provinsi Jawa  Barat terus membaik di masa pandemi Covid-19, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Januari hingga Agustus 2020, Jawa Barat menyumbang 16,28 persen terhadap ekspor nasional, disusul Jawa Timur sebesar 12,95 persen dan Kalimantan Timur sebesar 8,44 persen.

    "Saat ini, kami akan mengubah bagaimana mengarahkan ekonomi Jabar pascapandemi. Ada tujuh ekonomi baru di Jabar yang harus kami usahakan," ucapnya. 

    Pertama adalah Jabar berupaya menarik investor yang memutuskan pindah dari Tiongkok. Kedua, fokus pada ketahanan pangan. Tujuannya agar dapat memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Ketiga, kata Kang Emil, Jabar mencanangkan sebagai pusat keunggulan bidang medis. 

    "Keempat dan kelima, seperti yang Anda tahu, mempelajari dan menggunakan 4.0 bukan lagi sebuah pilihan, tapi keharusan. Maka, kami merevolusi kurikulum di seluruh institusi pendidikan dengan menggunakan Digital 4.0 Content," katanya. 

    Gubernur menyatakan, saat ini Jawa Barat berupaya menjadi yang terdepan dalam sustainability business (bisnis berkelanjutan). Waste to energy juga bagian dari bisnis berkelanjutan tersebut dan terakhir adalah pariwisata lokal. 

    "Itulah optimisme di Jabar, rumah bagi lebih dari 60 persen industri di Indonesia, destinasi investasi nomor satu di Indonesia, dan rumah bagi SDM paling produktif di Indonesia," ujarnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus