Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Petakan Kasus, Bandung Perbanyak Test Covid

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_39170.jpg

    KOTA BANDUNG- Pemerintah Kota Bandung bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung akan melakukan pelacakan dengan melalui tes usap atau swab test yang akan terus dilakukan agar penanganan Covid-19 di Kota Bandung bisa lebih tepat dan terpetakan.

    Walikota Bandung, Oded M. Dania menyatakan, sesuai standar dari organisasi kesehatan dunia (WHO) bahwa pengujian minimal sebanyak 1 persen dari jumlah penduduk.

    “Meskipun berkonsekuensi meningkatkan angka kasus, kami terus akan melakukan tes. Dinkes Kota Bandung sudah melakukan sebanyak 22.928 swab test, atau 0,92% dari jumlah penduduk,” ucapnya. 

    Menurut Walikota, kesigapan pelacakan ini karena Pemkot Bandung memiliki Laboratorium Biosafety Level (BSL) 2 plus, sehingga bisa mengetahui hasil secara cepat meski dampaknya bertambah temuan kasus. 

    "Kita dengan cepat akan mengetahui hasil tes karena kita punya BSL 2 plus," kata Walikota, di Balai Kota Bandung, Jumat (11/09/2020).

    Walikota mengatakan, untuk kesiapan ruang isolasi, saat ini masih tersedia 322 tempat tidur yang kosong dan dari 460 tempat tidur di 27 Rumah Sakit rujukan Covid-19 di Kota Bandung, hanya terisi 138 tempat tidur atau sekitar 30 persennya.

    “Jadi dari sisi ketersediaan ruang isolasi, Alhamdulillah masih ada. Tapi bukan berarti kita mengharapkan diisi semuanya, justru kita berdoa agar ini tidak digunakan. Bahkan yang sudah ada itu cepat sembuh dan bisa segera ditinggalkan,” imbuhnya.

    Walikota memastikan, Pemkot Bandung masih bisa mengendalikan pandemi Covid-19, sekalipun sempat ada penambahan kasus, namun bisa tertangani dengan baik sehingga level kewaspadaan Kota Bandung bertahan di zona oranye.

    “Saat ini Kota Bandung berada di zona oranye, artinya, risiko sedang. Angka reproduksi saat ini adalah 0,81 atau masih di bawah 1. Artinya kasus Covid-19 masih terkendali,” ujarnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus