Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemkab Bandung Kembangkan Sarana Air Bersih Perdesaan

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/HMS_8774.jpg

    KAB. BANDUNG - Pemkab Bandung menyambut baik tawaran Pemerintah Australia dalam pengembangan penyediaan air bersih perdesaan. Tawaran yang diberikan negara kanguru tersebut berupa program hibah kinerja dengan memanfaatkan potensi bank lokal. Dari release Humas Pemkab Bandung, hal itu terungkap dalam kunjungan Technical Director Water and Sanitation Indonesia Infrastruture Initiative (IndII) Australia Mr. Jim Coucouvinis dan Ann Jocelyn di Perumahan Sampora Indah Desa Sukamenak Kecamatan Margahayu, Rabu (8/2). Turut hadir Kepala Dispertasih Kab. Bandung H. Slamet Mulyana, SH, Camat Margahayu Didin Syahidin, S.Ip, M.Si.

     
    Menurut Slamet Mulyana, sejak tahun 2007 IndII Australia telah membantu pengembangan penyediaan air bersih perdesaaan di Kabupaten Bandung sebanyak 3 lokasi, masing-masing di Desa Sukamenak Kec. Margahayu, Desa Margahurip Kec. Banjaran dan Desa Ciburial Kec. Cimenyan. Dalam pengelolaannya, sarana air bersih ini menurut Slamet Mulyana dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). 
     
    “Dan ternyata dalam pengelolaanya sangat baik, sehingga Pemerintah Australia merasa percaya kepada Pemkab Bandung” katanya. Kerjasama dengan IndII Australia menurut Slamet Mulyana merupakan salah satu langkah yang ditempuh Pemkab Bandung dalam penyediaan pelayanan air bersih perdesaan. Langkah lain ditempuh pula melalui kerjasama dengan Perhutani Bandung Selatan, khususnya di Kecamatan Cimaung. “Pokoknya kita siap bekerjasama dengan berbagai pihak, yang penting saling menguntungkan kedua belah pihak.” kata Slamet Mulyana.
     
    Hal itu perlu ditempuh mengingat penyediaan air bersih perdesaan di Kabupaten Bandung hingga saat ini baru mencapai 13,69%, sementara perkotaan baru 12%. Disebutkan untuk tahun 2012 sekarang, Pemkab Bandung juga telah menyiapkan anggaran lebih dari Rp. 2 milyar untuk pengembangan air bersih perdesaan. “Rencananya anggaran sebesar itu akan dimanfaatkan untuk pembuatan instalasi air bersih di 24 titik” ujarnya.
           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus