Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Jabar Terbanyak Lakukan Test Swab di Luar DKI

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_38683.jpg

    BANDUNG - Jabar menjadi Provinsi yang terbanyak melakukan test swab di luar DKI, bila dibanding Provinsi lain di Indonesia selain DKI. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan hingga saat ini sudah sekitar 160 ribu test swab yang dilakukan di seluruh Jabar. 

    "Dibanding provinsi lain di Indonesia, Jabar terbanyak lakukan test swab, di luar DKi. Hingga saat ini sudah sekitar 160 ribu  test swab yang dilakukan di Jabar" ujar Kang Emil usai rapat perkembangan penanggulangan covid 19 di Makodam III Siliwangi, Senin (3/8/2020).

    Menyinggung masalah kasus positif di perkantoran termasuk di Gedung Sate, Kang Emil mengatakan harus meningkatkan kewaspadaan karena terpaparnya belum tentu di kantor tetapi di tempat lain, karena pegawai melakukan kegiatan yang kurang disiplin dalam protokol kesehatan.

    "Oleh karena itu Saya minta seluruh perkantoran agar sering membuka jendela agar ada ventilasi dan sirkulasi lebih lancar. Selain itu bagi yang memungkin berkegiatan di luar ruangan, lebih baik itu dilakukan seperti acara nikahan dan lain-lain" jelasnya.

    Meski ada beberapa penambahan angka positif covid 19 di Jabar, namun Gugus Tugas mencatat angka kesembuhan di Jabar lebih tinggi dibanding angka positif aktif.

    "Saat ini angka kesembuhan sudah mencapai 3.992, sementara angka positif aktif hanya 2.435. Kabar dari Secapa juga cukup baik, menurut informasi dari Pangdam, yang sembuh lebih dari seribu orang sementara yang masih karantina mandiri sekitar 200san" katanya.

    Kesiapan rumah sakit juga menurut Emil saat ini masih dalam kondisi memadai, di mana rumah sakit rata-rata saat ini terpakai di angka 28%. Menyiggung maslah relawan uji klinis vaksin, saat ini sudah 500 orang yang terdaftar menjadi relawan.

    "Kita masih menunggu 1.100 relawan lagi, jadi kami himbau kepada masyarakat yang sehat dan berusia 20 hingga 59 tahun untuk menjadi relawan. Kamipun, Forkopimda siap menjadi relawan" tegas Kang Emil. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus