Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Ribuan Masjid di Jabar Mendapat Bantuan YBM PLN Jabar

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_37738.jpg

    BANDUNG - Selama masa Pandemi Covid-19 ini pemerintah Jawa Barat memberlakukan kebijakan PSBB (Pembatasan Sosisal Berskala Besar) termasuk memberlakukan penutupan sementara tempat ibadah. 

    Misalnya saja kegiatan shalat jumat diganti shalat dzuhur di rumah masing-masing. Kebijakan ini pun telah disepakati oleh  MUI dan pemuka agama lain sepakat, keadaan darurat telah membuat umat beragama diminta untuk melaksanakan ibadah di rumah.

    Efek dari ketidakhadiran jamaah masjid adalah kosongnya kotak infaq. Biasanya, kotak itu akan terisi secara rutin ketika dilaksanakan salat Jumat. Imbasnya adalah, takmir masjid kesulitan membayar biaya bulanan. Khususnya pembayaran tarif listrik.

    Melalui Yayasan Baitul Mal (YBM), karyawan PLN memberikan infaq ke masjid di daerah Jawa Barat. Sumbangan itu dimaksudkan untuk membantu takmir masjid melaksanakan pembayaran rutinnya.

    Corona menyebabkan terputusnya banyak ikatan sosial dan keagamaan. Tidak hanya masjid, rumah ibadah lain juga mengalami kejadian sama. Ibadah di gereja misalnya, diganti secara online dari rumah jemaat.

    Ini menunjukkan bahwa, situasi darurat tersebut memaksa kita semua untuk sebisa mungkin diam di rumah. Itu adalah satu-satunya cara untuk memutus mata rantai penyebarannya.

    Bantuan karyawan PLN melalui Yayasan Baitul mal sudah sering dilakukan, khususnya dalam menanggulangi bencana alam. YBM PLN bersama dinas terkait secepat mungkin turun ke lapangan.

    Dalam masa pandemi ini, YBM PLN kembali melakukan hal yang sama terhadap masjid-masjid yang terkendala pembayaran listriknya.

    Tercatat ada 2.229 masjid yang telah mendapatkan bantuan tersebut. Jumlah total bantuan sejauh ini mencapai 110 juta rupiah. Bantuan tersebut akan terus diupayakan selama masa pandemi Corona.

    Mengingat masjid-masjid itu memang bergantung dengan uang infaq jamaahnya. Dan selama Corona, kotak amal tidak bisa beredar seperti biasanya.

    PLN terus berupaya menebarkan harapan baik. Tidak hanya melalui kebijakan perusahaan, tapi juga infaq karyawannya melaui YBM. Di tengah pandemi Covid-19 yang entah kapan berakhir ini, banyak pihak berusaha saling menguatkan.

    Ada banyak dermawan yang turun ke jalan memberikan santunan. Para pejabat, artis, youtuber, dan orang kaya. Mereka yang memiliki rezeki lebih dan membagikan kepada pihak yang kekurangan.

    "Corona telah mengguncang stabilitas dunia. Banyak negara limbung. Selama masih banyak orang baik yang peduli sesama, Indonesia akan baik-baik saja," ujar Manager Humas PLN Jabar Iwan. jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus