Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Harus Serius dan Tegas Soal DOB

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_36065.jpg

    BANDUNG - Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjajaran  Muradi menyatakan, pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Jawa Barat dapat terealisasi dengan syarat ketegasan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sampai tiga tahun ke depan.

    Menurutnya, daerah - daerah yang diprioritaskan untuk pemekaran di antaranya untuk wilayah Barat yaitu Bogor Timur, untuk Jabar Selatan yaitu Cianjur Selatan, Sukabumi Selatan dan Garut Selatan, sedangkan Jawa Barat Utara yaitu Cirebon Timur.

    “Kan sudah ada beberapa yang diusulkan. Apa prioritasnya? Yang paling urgent itu Jawa Barat bagian Selatan. Selatan bisa jadi prioritas dikembangkan, kalau Bogor Timur lebih pada tata kelola pelayanan publik, yang lainnya bagaimana mendekatkan publik ke pembangunan yang lebih partisipatif,” ujar Muradi di Bandung, Jumat (17/1/2020).

    Ridwan Kamil, menurutnya, harus memahami aspirasi warga di kawasan tersebut. Bahkan dalam pengajuan DOB ini, jangan sampai hanya menjadi kepentingan politik bagi para elit mengajukan pemekaran wilayah.

    “Perlu ada pengembangan untuk bisa memberdayakan warga. Kalau kemudian soal pengembangan, bukan hanya soal elit politik yang mengajukan, tapi bagaimana publik merasa menjadi bagian dari itu,” terangnya.

    Muradi menilai, program DOB Ridwan Kamil memiliki kerentanan berpisahnya beberapa daerah jika tidak dikelola sesuai kondisi masyarakat yang terkena pemekaran. “Jangan sampai mengulang seperti Banten. Banten keluar dari Jawa Barat tahun 2002, jadi yang maen itu elit dan itu nggak boleh sebenarnya,” katanya.

    Lanjut Muradi, ketegasan Ridwan Kamil menjadi penentu dalam realisasi DOB. Jangan sampai, lanjut Muradi, program DOB yang merupakan janjinya di Pilgub Jawa Barat 2018 hanya sebatas wacana untuk menarik perhatian publik. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus