Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Sejumlah Penelitian SBM ITB di Tampilkan Dalam Pameran P3MI

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_35613.jpg

    BANDUNG (12/12/2019) - Tiga startup binaan SBM ITB dan sejumlah hasil penelitian dari dosen Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) ITB ikut ambil bagian dalam pameran Program Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Inovasi (P3MI).

    Dalam pameran tersebut Menristek / BRIN Bambang Brojonegoro hadir sekaligus memberi sambutan dengan menekankan pentingnya pengembangan ekosistem inovasi di perguruan tinggi 

    Menurut Wakil dekan bidang Akademik SBM ITB, Utomo Sarjono Putro mengatakan P3MI ini telah dicanangkan sejak tahun 2017 lalu dengan tujuan memperkuat kelembagaan keahlian (KK) yang ada di ITB.

    "Dalam pameran ini, SBM ITB menampilkan Program Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan inovasi (P3MI) sebanyak 25 sedangkan program riset ITB ada 3" ujar Utomo. Kamis (12/12/2019)

    Sementara itu, sesuai Rilis resmi dari ITB, Dalam program ini, Kelompok Keahlian diberikan kewenangan dalam menentukan fokus peneliatian, pengabdian, inovasi, tim dan target luaran. Total alokasi dana untuk program P3MI adalah sebesar Rp. 50 milyar. Dan di tahun depan alokasi program P3MI telah ditetapkan dua kali lipat jadi Rp. 1 Milyar.

    Dalam pameran P3MI ini,ditampilkan hasil kegiatan Inovasi ITB yang didukung oleh Kemenristek/BRIN diantaranya pengembangan radar cuaca, perangkat base station dan smartphone 4 G. 

    Sementara itu dari SBM ITB salah satu yang ditampilkan adalah penelitian terkait dengan transformasi digital di industri. Hal ini, jelasnya, terkait dengan kesiapan seseorang dalam menggunakan teknologi digital, maupun juga penguasaan teknologi di perusahaan. Apalagi, imbuhnya saat ini banyak industri di Indonesia tengah menyambung revolusi Industri 4.0

    "Tentu dalam penelitian tersebut, sejumlah survei dilakukan ke beberapa perusahaan (Industri) yang ada di Indonesia untuk mengetahui kesiapannya menghadapi disrupsi digital" 

    Selain itu startup yang ditampilkan adalah, Sportigo, Agrofarm dan games simulasi games" pungkasnya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus