Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Perdagangan LN Jawa Barat Bulan Oktober Surplus

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_35515.jpg

    BANDUNG - Nilai neraca perdagangan luar negeri Jawa Barat Oktober 2019 surplus USD 1,68 milyar, dengan demikian kumulatif Januari- Oktober 2019 surplus USD 16,13 milyar.  Hal itu ditunjukan dari naiknya ekspor Jawa Barat.

    Kepala Badan Pusat Statistik  (BPS) Jawa Barat Dody Herlando mengatakan ekspor Jawa Barat Oktober 2019 mencapai USD 2,65 milyar, naik 4,90 persen dibanding September 2019. Ekspor Non Migas Oktober 2019 mencapai USD 2,62 milyar, naik 4,33 persen dibanding bulan lalu. Sedangkan ekspor Migas naik cukup signifikan sebesar 102,17 persen, dari USD 14,84 juta menjadi USD 30,00 juta. 

    “Secara year-on-year ekspor Non Migas turun 1,85 persen, total ekspor juga turun sebesar 1,41 persen,” jelasnya.

    Ekspor Migas (y-o-y) naik 61,07 persen dibanding Oktober 2018. Nilai ekspor 10 golongan barang utama Oktober 2019 dibanding bulan sebelumnya, hampir seluruhnya mengalami kenaikan dengan kisaran 3 hingga 16 persen. Terdapat dua golongan yang mengalami penurunan yaitu golongan Pakaian Jadi Bukan Rajutan yang turun 16,82 persen serta Barang-barang Rajutan turun 12,86 persen.

    Pangsa pasar ekspor Non Migas Jawa Barat Oktober 2019 didominasi Amerika Serikat, Jepang, dan Thailand masing-masing senilai USD 426,85 juta, USD 274,74 juta dan USD 249,93 juta dengan peranan ketiganya mencapai 36,28 persen.

    Secara kumulatif y-t-d, ekspor ke negara tujuan utama mayoritas mengalami penurunan dengan agregat sebesar 1,27 persen, kecuali ekspor ke Amerika Serikat, Singapura, Filipina, dan Thailand. Jo

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus