Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gubernur Ajak Masyarakat Cegah Stunting

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30749.jpg

    BANDUNG-Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mulai melakukan pencegahan stunting (gagal tumbuh) sebagai akibat dari kondisi gizi buruk dan sanitasi yang buruk.

    "Mulai hari ini dan seterusnya kita harus mulai mencegah yang namanya gizi buruk, yang namanya gagal tumbuh atau stunting, otaknya jadi lemot karena gizi buruk, karena sanitasi buruk," ucapnya.

    Menurut Gubernur, rata-rata terjadinya stunting di usia di bawah 5 tahun, karenanya para orang tua yang mempunyai anak masih balita harus menjaga asupan gizinya karena pada usia tersebut merupakan usia kritis.

    "Setelah TK dan SD mau di obatin mau diapain rada susah, jadi mendingan investasi untuk gizi baik bagi anak-anak kita yang balita," kata Gubernur pada acara Pencegahan Stunting tingkat Provinsi Jawa Barat, di Lapangan Gasibu Bandung, Minggu (18/11).

    Menurut Gubernur, Jawa Barat sudah membaik pada saat kepemimpinan Ahmad Heryawan dan akan terus dipertahankan, dimana IPM tahun 2013 hanya 68 persen sekarang sudah 70,8 persen. Ini berarti indeks pendidikan makin bagus, indeks kesehatan makin bagus, indeks daya beli juga makin bagus.

    "Yang harus kita perangi dimana per tahun 2017 presentasi balita yang gagal tumbuh yang menyebabkan otaknya rada lemot itu 29,2 % dan ini terlalu tinggi ya," ujarnya.

    Gubernur juga meminta kepada Sekretaris Daerah Jawa Barat untuk meningkatkan asupan gizi yang baik kepada para orang tua yang memiliki anak dibawah lima tahun (Balita).

    "Saya titip Pa Iwa, dana desa tolong dibikin juklaknya ada porsi untuk  memberikan gizi yang baik kepada ibu-ibu di desa, khususnya yang punya balita, masak bersama sayuran organik, memberikan susu telur dan sebagainya itu harus menjadi kewajiban," tuturnya.

    Gubernur menyatakan, masalah stunting ini bukan masalah ketersediaan anggaran saja tetapi lebih kepada bagaimana mengatur management dalam mengatasinya.

    "Jadi ini masalahnya bukan duit, masalahnya adalah kepemimpinan, management dan sebuah cara, jadi saya titip perintah saya di panggung ini, di hari bersejarah ini kita menuju zero stunting. Tolong dana desa yang miliar-miliar itu sebagian kita investasikan untuk SDM anak-anak balita kita," jelasnya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus