Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Bupati Sampaikan Nota 6 Raperda

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_30187.jpg

    KABSUKABUMI-Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami menghadiri sidang rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabum dalam Rangka Penyampaian Nota Pengantar Bupati Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Penyelenggaraan Komunikasi dan Informatika,Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Sukabumi Tahun 2018-2038,Pola Pengasuhan Anak dan Remaja dalam Keluarga,Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Sukabumi serta Kawasan Tanpa Rokok dan Peternakan dan Kesehatan Hewan di Ruang Sidang Utama Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi. Kamis (04/10).

    Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa mengenai RAPERDA tentang penyelenggaraan komunikasi dan informatika dapat di sampaikan bahwa pembangunan dan penyelenggaraan telekomunikasi mempunyai peranan penting dan strategis dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat serta untuk menunjang dan mendorong kegiatan perekonomian, memantapkan pertahanan dan keamanan, mencerdaskan kehidupan bangsa, memperlancar kegiatan pemerintahan, memperkokoh persatuan dan kesatuan.

    "dalam perkembangannya komunikasi dan informatika merupakan suatu kebutuhan pokok bagi setiap orang serta merupakan sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik atas penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan akuntabel" jelasnya

    Selanjutnya mengenai raperda tentang rencana tata ruang wilayah kabupaten sukabumi tahun 2018-2038, bupati menyampaikan bahwa mewujudkan ruang yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan merupakan tujuan dari dibentuknya pengaturan terkait penataan ruang, ukuran dalam mencapai ruang yang diidamkan dilakukan berdasarkan standar pelayanan minimum yang ditentukan dalam peraturan penataan ruang, indikator pelayanan minimum dalam ruang tentu saja berbeda-beda di setiap daerah, tergantung dengan kemampuan daerah, namun perwujudan ruang yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan merupakan ukuran yang diterapkan sama bagi setiap daerah di indonesia, termasuk kabupaten sukabumi.

    "kabupaten sukabumi mengalami percepatan pertumbuhan yang sangat dinamis di berbagai bidang, pertumbuhan penduduk yang tidak sejalan dengan percepatan penyediaan fasilitas, sarana dan prasarana bagi penduduk menimbulkan banyak permasalahan, penduduk mengalami kekurangan baik kualitas dan kuantitas dalam mengakses dan mendapatkan fasilitas, sarana dan prasana yang dibutuhkan" ungkapnya

    Lebih lanjut,terkait dengan  raperda tentang pola pengasuhan anak dan remaja dalam keluarga, bupati menyampaikan bahwa pola asuh merupakan suatu cara yang dilakukan oleh orang tua untuk mendorong anaknya dalam mencapai tujuan yang diinginkan dengan cara membentuk seorang anak dengan pribadi yang baik, penuh semangat dalam belajar dan juga prestasi belajar anak terus meningkat seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan anak.

    " perkembangan seorang anak tidak lepas dari peran penting orang tua, dimana orang tua bertanggungjawab dalam segala hal, terutama peran seorang ibu dalam memdidik dan mengasuh anak-anaknya, karena ibu adalah guru pertama bagi sang anak, disisi lain banyak ibu yang harus bekerja untuk membantu menghidupi keluarga, sehingga waktu yang dimiliki bersama anak menjadi terbatas" ucapnya

    mengenai  raperda tentang rencana pembangunan industri kabupaten sukabumi,bupati menyampaikan bahwa undang-undang nomor 3 tahun 2014 tentang perindustrian telah meletakkan industri sebagai salah satu pilar ekonomi dan memberikan peran yang cukup besar kepada pemerintah dan pemerintah daerah untuk mendorong kemajuan industri nasional secara terencana. peran tersebut diperlukan dalam mengarahkan perekonomian nasional untuk tumbuh lebih cepat dan mengejar ketertinggalan dari negara lain yang lebih dahulu maju.

    "kabupaten sukabumi  menyadari pentingnya pengembangan dan pembangunan kawasan industri di kabupaten yang dituangkan dalam rpik. hal ini mengingat daya dukung dari sumber daya yang tersedia (alam dan manusia) di kabupaten sukabumi cukup tinggi, meskipun hal ini masih sebatas nilai kuantitatif bukan pada kualitasnya. namun apabila sumber daya ini dapat dipergunakan dengan tepat akan menghasilkan kekuatan-kekuatan pada industri yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu masyarakat yang mengalami kemajuan dalam pembangunan ekonomi" beberny

    sementara itu,mengenai raperda tentang  kawasan tanpa rokok, bupati menyampaikan bahwa bagi masyarakat kabupaten sukabumi rokok dan merokok bukanlah sesuatu  yang asing, bahkan di sebagian masyarakat merokok tidak dapat dipisahkan dari kehidupan mereka, asap rokok selain membahayakan perokok aktif juga membahayakan bagi kesehatan perokok pasif.

    "bahaya rokok berdampak buruk baik untuk perokok itu sendiri juga bagi orang lain di sekitarnya yang turut menghisap asap rokok tersebut, dampak bagi perokok tidak langsung (perokok pasif) inilah yang justeru lebih buruk dan berbahaya, penerima asap rokok banyak dari kalangan anak-anak, wanita hamil dan bahkan orang lanjut usia yang disekitarnya terdapat perokok, hal ini dikarenakan perokok cenderung tidak terlalu peduli dengan lingkungan di sekitarnya" jelasnya

    sedangkan terkait dengan peraturan daerah tentang peternakan dan kesehatan hewan, bupati menyampaikan bahwa kabupaten sukabumi merupakan wilayah yang memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan sub sektor peternakan karena memiliki kekayaan hayati yang sangat besar berupa sumber daya hewan dan tumbuhan. kekayaan hayati tersebut harus dilestarikan dan dimanfaatkan sebesar-sebesarnya untuk kesejahteraan masyarakat khususnya para peternak di kabupaten sukabumi.

    " pembangunan peternakan dan kesehatan hewan bertujuan untuk menyediakan pangan yang aman sehat utuh dan halal bagi masyarakat, mewujudkan ketahanan pangan, keamanan pangan dan kedaulatan pangan asal hewan, menciptakan ruang investasi melalui kepastian berusaha di bidang peternakan dan kesehatan hewan, melestarikan sumber daya lokal dan lingkungan, memperluas kesempatan berusaha dan kesempatan kerja serta meningkatkan daya saing peternak dan kesejahteraan masyarakat peternak" pungkasnya

    Hadir pada kesempatan Tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi (SEKDA) H.Iyos Somantri,Unsur TNI,Unsur Polri Serta tamu udangan lainnya.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus