Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemkab Garut Terjunkan 35 Unit Ambulans Tangani Ratusan Korban Keracunan Makanan

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_27815.jpg

    GARUT- Pemkab Garut  menerjunkan 35 unit ambulans, menyusul terjadinya keracunan makanan/minuman yang diduga dibagikan oleh sohibul hajat dalam acara pernikahan anak Bapak Andi/Ibu Imas, di Kampung Rancamaya RT.03 RW 06, Desa Sakawayana, Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut.

    Camat Malangbong, Drs Teten Sundara M.Si. melaporkan  adanya warga masyarakat yang keracunan setelah menghadiri repsesi pernikahan. Pasca laporan camat, jajaran Pemkab Garut langsung  ke tempat kejadian, dipimpin langsung Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Garut, Drs Didit Fajar Putradi M.Si, didampingi Kepala Dinas Kominfo Drs. H. Nurdin Yana M.Si, Kasi Pengawasan Pangan Hj. Yaomi dan Forkompicam Malangbong, termasuk Bidang Yankes Dinkes Kab. Gatut.

    Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. Didit Fajar Putradi, M. Si, saat meninjau di lokasi kejadian, mengintruksikan jajaran SKPD terkait untuk memberikan bantuan yang bisa dipergunakan bagi para korban. Saat itu pula diterjunkan 35 Ambulans dan bantuan Velbed dari tiga intansi (BPBD, Dinsos dan Beng Ang TNI).

    Menurut Didit, bantuan sementara dari Pemerintah Kabupaten Garut dan TNI untuk mengantisipasinya menunggu informasi lanjutan dari Camat dan  Puskesmas Malangbong yang menangani korban karacunan.

    Sementara itu Camat Teten Sundara mengatakan, pihaknya bersama Kapolsek, Danramil serta tim dari Puskesmas Malangbong datang langsung ke tempat kejadian untuk bantuan pertama dengan memberikan pengobatan agar pasen yang mual, pusing, lemas dan muntah tidak berkelanjutan. 

    Berdasarkan laporan Camat,  data sampai dengan Pukul 00.10 WIB, Rabu (7/3/2018),  terdapat jumlah korban 177 orang,59 diantaranya masih dirawat di Puskesmas Malangbong 59, sedangkan 49 orang lainnya dirawat di tiga Puskesmas ( Cibatu, Limbangan, Citeras Bandrek) sedangkan satu orang dirujuk ke RSUDdr Slamet Garut. Sementara itu 69 pasien bisa pulang 

    Menurut salah seorang warga menuturkan, kejadian berawal ketika pada hari Senin, tanggal 5 Maret 2018 sekira jam 15.00 WIB, dibagikan nasi bungkus sebanyak 400 dus dari sebuah acara resepsi hajatan. Setelah memakan nasi tersebut, korban mengalami mual, diare dan muntah-muntah serta badan lemas.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus