Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Peternak Sapi Perah Keluhkan Harga Susu

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/sapi-perah12.JPG

    KAB. BANDUNG – Ribuan peternak sapi perah di Kecamatan Pangalengan mengeluhkan harga susu yang masih rendah. Harga susu yang dihasilkan mereka saat ini diterima Koperasi Peternak Bandung Selatan Rp 3.400 per liter. Padahal kalau dibanding dengan harga di Malaysia sudah mencapai Rp. 5000 per liter, dan Australia mencapai Rp 6000 per liter. Salah seorang peternak sapi perah asal Desa Santosa Kecamatan Pangelengan, Idin (54) menuturkan, para petani saat ini seperti hidup enggan mati tak mau beternak sapi.

    “Kita cape ngurus sapi, tapi hasilnya sangat tidak menguntungkan buat peternak. Coba saja bayangkan rata-rata petani hanya mendapat penghasilan 300 ribu setiap bulan dari beternak sapi. Kalau dihitung dengan tenaga, pakan sapi, dan rumput, itu sangat jauh dari menguntungkan. Mengapa pemerintah tidak menaikan harga susu? Padahal katanya kita masih kekurangan susu, sampai harus impor dari luar negeri yang harganya lebih mahal” ujar Idin.

    Idin juga menuturkan, sempat ada bantuan sapi dari pemerintah untuk meningkatkan produksi susu, tapi dinilainya salah sasaran. Kebanyakan yang mendapat bantuan sapi justru peternak besar, bukan peternak kecil.

    “Ya sempat ada bantuan sapi dari pemerintah untuk meningkatkan produksi susu, tapi yang diberi kebanyakan peternak besar yang sudah memiliki sapi lebih dari sepuluh ekor. Itu kan salah sasaran” katanya.

    Menutup pembicaraan, Idin sempat menuturkan, jika tidak ada peningkatan harga susu, mungkin para peternak akan berfikir untuk meninggalkan usaha peternakan, dan beralih ke pertanian. Dan itu artinya akan merambah hutan.

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus