Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Kapolda Tegaskan Tidak Ada Kriminalisasi Terhadap Ulama

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_24406.jpg

    BANDUNG-Rencana kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dari Arab Saudi ke Indonesia pada pertengahan Agustus 2017 masih misteri. Meski begitu, kepolisian akan tetap memeriksa langsung Rizieq begitu tiba di Indonesia.

    Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan menegaskan selama ini juga tidak terjadi kriminalisasi terhadap ulama manapun. Namun, siapa pun yang melanggar hukum  harus dipertanggung jawabkan secara hukum. 

    "Selama ini tidak ada kriminalisasi terhadap ulama,"tegasnya kepada wartawan di Bandung, Rabu (9/8/2017)

    Kepulangan Rizieq ke Indonesia, Polda Jabar pun masih menunggu kelanjutan arahan dari pihak Kejaksaan karena hukum harus tetap berjalan dan ditegakan 

    "Makanya kalau ketika sakit yang bicara dokter,  ketika di mesjid Kiyai yang berbicara, dan ini masalah hukum, maka hukumlah yang berbicara. Jangan sampai ini dibolak-balik,"ungkapnya.

    Anton menuturkan Polda Jabar siap mengamankam proses persidangan pentolan FPI itu. Dia pun menghimbau kepada masyarakat untuk mempercayakan persoalan hukum ini kepada pengadilan.

    "Karena pengadilan itu pertanggungjawabannya kepada Sang Maha Kuasa,"tuturnya.

    Saat persidangan berlangsung, masyarakat pun tidak perlu melakukan berbagai aksi demontrasi karena tindakan tersebut akan dinilai sebagai intimidasi.

    "Kami menghimbau pada saat persidangan tidak perlu ada pengerahan aksi massa. Percayakan semuanya terhadap proses hukum,"pungkasnya. (MAT)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus