Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Gaya Kepemimpinan Bersahabat

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_23230.jpg

    BOGORKOTA-Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui departemen Forum Mahasiswa Bogor (FMB) menggelar obrolan hangat di Kota Hujan, Rabu (24/05/2017) malam, yang dilaksanakan di Taman Koleksi IPB Baranangsiang. 

    Dalam acara itu, sejumlah tokoh di Kota Bogor dihadirkan untuk berdialog langsung dengan mahasiswa, dari mulai Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Anggota DPRD Zenul Mutaqin dan Sopian, Bagus Karyanegara, Sugeng Teguh Santoso, dan Arifin Himawan. Para tokoh tersebut membahas mengenai program untuk Kota Bogor dan juga mengenai Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Bogor 2018 mendatang.

    Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengatakan, ngobrol hangat di Kota Hujan yang di gagas Forum Mahasiswa Bogor ini menjadi satu bentuk ekspresi kepedulian dari para mahasiswa yang memiliki dasar orisinalitas pemikiran yang independen dan netral tidak berpihak pada satu pihak.

    "Secara pribadi saya apresiasi dengan kegiatan ini. Semoga segala pemikiran yang disampaikan para calon pemimpin yang tadi hadir bisa menjadi rekomendasi dan menjadi bahan pertimbangan," ujarnya. 

    Usmar menuturkan, ia hadir disini membahas terkait bagaimana memilih pemimpin yang bersahabat dengan rakyat. Menurutnya pemimpin yang bersahabat dengan rakyat itu yg responnya cepat, tanggap dalam berbagai persoalan dan kembali pada program yang direncanakan dengan baik. Oleh kerena itu, kepedulian dan kehadiran pemimpin yang akan hadir di Kota Bogor baik yang nanti akan memimpin di eksekutif, legislatif ataupun wilayah semuanya memang pada hakikatnya harus mampu mendekatkan diri kepada masyarakat. 

    "Karena pemimpin itu dipilih sendiri oleh masyarakat jadi harus ada timbal baliknya," terangnya. 

    Usmar menjelaskan, acara ini juga pada dasarnya untuk memberikan ilmu kepada para pemilih pemula untuk menentukan pemimpinnya nanti. Pasalnya, indek pendidikan di Kota Bogor sudah diatas rata-rata Jawa Barat sehingga sudah sangat bagus. Hal ini mempunyai arti bahwa masyarakat Kota Bogor tidak perlu lagi di doktrin karena sudah cerdas dan sudah cermat dalam memilih pemimpin yang baik. 

    Hal terpenting kata Usmar bagi pemimpin dengan memberikan program terkonsep dan terkendali dari mulai perencanaan global sampai detail lalu dipresentasikan kepada masyarakat.

    "Biarkan masyarakat yang menilai apakah bisa mewakili apa yang diyakininya atau tidak," katanya.

    Sementara itu, Ketua FMB IPB M. Bagus Taufik Akbar mengatakan, kegiatan ini diinisiasi oleh PMII IPB departemen FMB sebagai edukasi politik. Pasalnya, wpada kegiatan ini menjadi momentum para bakal calon Walikota Bogor mengajarkan berpolitik sekaligus menyampaikan visi dan misi maupun programnya. Tujuannya agar para pemilih pemula bisa memilih calon wali kota terbaik dan acara ini bisa mengedukasi mahasiswa terkait politik dan pilkada 2018 mendatang. 

    "Kedepan kami berharap acara seperti ini bisa berkelanjutan, minimal satu bulan sekali dan KPU bisa bekerjasama dengan kami dalam mensosialisasikan ini," pungkasnya. (fla/ismet) SZ

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus