Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Soksi Jabar Dorong Potensi Kader dengan Program Diklat

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_21572.jpg

    BANDUNG - Sebagai upaya untuk mendorong potensi para kader, Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (soksi) Jawa Barat berencana menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat).

    Rencananya acara diklat tersebut akan digelar selama 3 hari, mulai tanggal 26-28 Februari 2017 di Hotel Asrilia Jln.Pelajar Pejuang Bandung.

    Ketua Depidar Soksi Jawa Barat Yod Mintaraga mengatakan, acara tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Depidar soksi Jawa Barat untuk mendorong potensi para kader. "Pada dasarnya program utama dari Soksi adalah untuk mencetak para kader bangsa, sehingga mereka bisa memiliki integritas tinggi, berkualitas terhadap visi misi perjuangan soksi, termasuk dalam rangka mempertahankan Pancasila dan UUD 45 serta NKRI," jelas Yod kepada wartawan, Sabtu (25/2).

    Rencananya, lanjut Yod, diklat tersebut akan diikuti oleh para kader di seluruh kabupaten kota Jawa Barat. Termasuk para pengurus dan lembaga konsentrasi soksi, seperti wirakarya, fokus maker, baladika karya dan wanita swadiri. "Jadi ini ditujukan untuk mencetak kader yang berkualitas, yang memiliki jiwa pancasila dan NKRI," katanya.

    Menurutnya banyak materi yang akan diberikan untuk para kader, diantaranya adalah penguatan mental dan sikap para kader untuk menjadi seorang pemimpin. Seperti halnya dalam komunikasi, memimpin rapat dan lainnya.

    "Seperti halnya materi bagaimana cara memimpin rapat yang baik, cara berkomunikasi politik dan organisasi. Ya masalah substansi lain terkait perkembangan politik. Tentu semua itu dalam kontek pengabdian pada masyarakat bangsa dan negara. Kader soksi ini nantinya harus siap ditempatkan dimana saja. Namanya juga kader bangsa," katanya.

    Dalam hal itu pihaknya berharap para kader yang mendapat pelatihan bisa menerapkan wawasannya di masyarakat dan menjadi pemimpin harapan bangsa.

    "Harapannya, dia akan menjadi instruktur untuk melanjutkan diklat di kota kabupaten. Sehingga tahu aturan mekanisme oraganisasi dimana mereka berada," katanya. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus