Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Tol Cibitung – Cimanggis Terus Lanjut

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_18349.jpg

    BANDUNG-Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap proses pembangunan Tol Cibitung-Cimanggis terutama pembebasan lahan kembali dilakukan meski proses hukum masih berlangsung di MA. Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan saat ini di lapangan tengah dilakukan proses pengukuran tanah yang akan dibebaskan. Proses ini dilakukan BPN Kota Depok, PPK tanah dari Kementerian PU-Pera didampingi Kapolrestabes Depok dan Dandim.

    “Dari sini nanti produknya berupa peta bidang,” katanya di Bandung, Senin (25/7).

    Setelah peta bidang selesai, maka PPK dan BPN melakukan negosiasi harga berdasarkan harga appraisal. Iwa memastikan apabila dalam proses negosiasi ini dalam waktu tertentu pemilik tanah dan pengembang belum mencapai kata sepakat meski sudah sesuai harga appraisal.

    “Maka langkah lanjutan sesuai ketentuan itu konsinyasi. Sehingga proses pembangunan Tol Cimanggis bisa berjalan dengan baik sesuai arahan Pak Presiden,” paparnya.

    Sambil proses ini berjalan, pihaknya juga tengah mengawal pengaduan yang mengatasnamakan 33 warga dimana gugatan mereka atas penetapan lokasi (Penlok) yang dilakukan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan tidak dikabulkan PTUN Bandung.

    “Sekarang dalam proses yang bersangkutan mengajukan kasasi. Maka kita melalui biro hukum melakukan kontra kasasi, sehingga bisa diputuskan lebih cepat, kurang lebih satu bulan,” katanya.

    Karena pembangunan tol ini sudah terkatung-katung akibat persoalan lahan, pihaknya berharap Mahkamah Agung yang menangani perkara ini akan memutus dengan kondisi objektif. “Sehingga diharapkan pembangunan bisa sesuai harapan. Tol ini sudah mendesak, karena kemacetan di Tol Cikampek sudah parah,” ujarnya.

    Iwa memastikan meski saat ini masih ada proses hukum di MA, namun proses penyusunan peta bidang tidak akan terganggu. Jika tak ada aral melintang, akhir September nanti pembebasan lahan sepanjang 3 km bisa selesai untuk selanjutnya pembangunan jalan tol sepanjang 23 km ini berlanjut. “Kasus kasasi tidak menghambat, ini untuk kepentingan masyarakat,” cetusnya.

    Sebelumnya para penggugat sendiri mengklaim dalam gugatannya bahwa Keputusan Gubernur Jawa Barat tentang Penetapan Lokasi Jalan Tol Cimaci tersebut baru diketahui para penggugat pada 10 Maret 2016. (Pun)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus