Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    2011, Bank Bjb Perbesar Salurkan Kredit

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/bank-bjb-neraca.jpg

    Bandung- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank bjb) memproyeksikan rasio pinjaman terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) berada pada level 85% pada 2011. Untuk mencapai target tersebut maka penyaluran kredit akan terus diperbesar.

    Direktur Konsumer Bank BJB Tatang Sumarna mengatakan ekspansi kredit diharapkan akan mendorong pertumbuhan rasio LDR sepanjang 2011. Rasio LDR bank berkantor pusat di Bandung itu per Desember 2010 berada pada level 72%.

    “Kami membuat pemetaan potensi kredit guna mendorong rasio LDR agar di atas 78%. Sepanjang bulan ini saja sudah ada penyaluran pinjaman baru,” katanya di sela-sela penarikan program Petik Hadiah di Bandung, akhir pekan lalu.

    Tatang mengatakan penyaluran kredit banknya per akhir 2010 mencapai Rp23,78 triliun. Selain itu sebenarnya Bank bjb masih memiliki
    komitmen kredit yang belum tersalurkan senilai Rp2 triliun. Apabila komitmen pinjaman itu telah tercairkan (disbursed), lanjutnya, akan
    membuat rasio LDR menjadi sekitar 80%.

    “Komitmen kredit yang belum tersalurkan itu merupakan pinjaman untuk proyek pembangunan infrastruktur di Jabar,” ujarnya.

    Sebelumnya, Bank Indonesia mengeluarkan aturan batas bawah LDR perbankan pada level 78%. Ketentuan yang mengaitkan antara giro wajib minimum (GWM) dan LDR ini tertuang dalam peraturan Bank Indonesia (PBI) No 12/19/PBI/2010 yang mulai berlaku pada 1 Maret 2011.

    “Dengan pencairan komitmen kredit Rp2 triliun saja rasio LDR kami sudah bisa di atas 78%. Perseroan optimistis tidak akan terkena
    disinsentif terkait peraturan BI tersebut,” ujarnya.

    Dia mengatakan beberapa strategi untuk memacu pertumbuhan kredit ialah memperbesar penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR).

    Menurut dia, pangsa pasar KPR masih sangat terbuka terlihat dari terus meningkatnya kebutuhan perumahan. Untuk memacu penyaluran KPR, Bank BJB berencana menggandeng instansi lain yang memiliki program fasilitas perumahan, seperti PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja
    (Jamsostek).

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus