Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Purwakarta Jadikan 5 Desa Pilot Project Konsep Restoratif Justice

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12707.jpg

    PURWAKARTA – Sebanyak 5 dari 192 desa dan kelurahan yang berada di wilayah Kabupaten Purwakarta menjadi proyek percontohan (pilot project) pembentukan mahkamah budaya dan adat.

    Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengatakan, konsep mahkamah budaya dan adat ini, nantinya akan bersinergis dengan konsep yang digulirkan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) mengenai restoratif justice.

    “Jadi kedepan, di lima desa yaitu Desa Nagrog, Pusakamulya, Sumurugul,  Linggamukti dan Sukamulya itu akan ada polisi budaya juga,” ujarnya.

    Menurut Dedi, dalam pengembangan mahkamah budaya dan adat di lima desa tersebut Pemkab Purwakarta menggandeng sejumlah perguruan tinggi, termasuk perguruan tinggi kepolisian STIK.

    “Ada konsep yang sama antara Pemkab dengan perguruan tinggi tersebut, STIK-PTIK juga, saat ini akan menggulirkan restoratif justice," ucap Dedi,

    Dedi mengatakan, nantinya di 5 desa tersebut akan menjadi wilayah yang berbasis adat dan budaya, yang segala sesuatunya diatur oleh adat dan budaya, termasuk jika ada warga yang melanggar, maka hukumannya harus mengacu pada adat dan budaya.

    “Contohnya ada yang mencuri ayam,  nantinya pencuri tersebut tidak lagi diserahkan ke polisi dan tidak dikenakan pasal-pasal dalam KUHP dan KUHAP, tetapi akan ditanya sebab dan musabab dia mencuri,” ucapnya.

    Dedi menyatakan, jika pencurian terjadi karena faktor kemiskinan atau untuk memberikan makan anggota keluarga, maka seluruh warga di desa itu akan dikenakan sanksi, karena warga di desa itu tak mampu melindungi si miskin.

    "Pembentukan Majelis adat dan budaya ini untuk menyiptakan kedamaian di masyarakat serta mengaplikasikan sila-sila dari Pancasila," kata Dedi, kepada wartawan, Kamis (11/06).

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus