Home - Pemerintah Provinsi Jawa Barat

berita

Website Resmi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
  • Main Menu
  • Tidak ada polling untuk saat ini.

    Pemkot Bandung SidaK Beras Sintetis

    https://www.jabarprov.go.id/assets/images/berita/gambar_12400.jpg

    BANDUNG-Menyusul beredaranya beras sintetis di sejumlah daerah di Indonesia, Pemerintah Kota Bandung membentuk tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Polrestabes Bandung.

    Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta BPPOM, untuk melakukan infeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen beras, pasar tradisional dan pasar modern.

    Tim gabungan di pimpin langsung Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan,  Elly Wasliah, melakukan sidak ke sejumlah agen beras yang berada di Jl.Jamika, salah satunya ke  di toko beras Jembar Abadi.

    “Hasil sidak di Jembar Abadi kita tidak menemukan adanya beras sintetis atau pun beras mengandung bahan kimia berbahaya,” ucap Elly, kepada wartawan usai melakukan sidak, Kamis (21/05).

    Sementara itu, pemilik Toko Beras, Jembar Sari, Ny Johan, mengaku tidak tahu kabar berita tentang adanya beras sintetis yang saat ini sudang beredar dipasaran.

    “Saya tidak tahu ada beras sintetis, kita juga tidak menjual beras impor dari Thailand, Vietnam ataupun Cina,” ucapnya.

    Usai melakukan sidak ke agen penjual beras, tim gabungan juga mendatangi pasar modern yang berada di Jl. Kiaracondong, dan di pasar tersebut juga tidak ditemukan adanya beras sintetis ataupun komoditi lain, baik impor atau lokal yang berbahan kimia berbahaya.

    Sales Manager Bagian Food Carrfour, Apifudin mengaku selama ini bahan makanan yang masuk harus bersertifikat baik halal serta harus baik menurut kesehatan. 

    “Dengan adanya sidak ini, kemungkinan kedepan pihaknya akan menyediakan alat-alat uji makanan seperti dilakukan oleh tim gabungan,” katanya. (Parno)

           
           

    Berita Terkait :

    Komentar
    Comments powered by Disqus